ولاء النصرة في المنظور الإسلامي دراسة تحليلية عن مجموعة الأحكام الإسلامية المادة 58

Ahmad Arif, Muhtarom Muhtarom

Abstract

Abstrak
Hukum pewarisan Islam ditetapkan atas dasar kaidah-kaidah tertentu antara
lain adalah orang yang peringkat hubungan kekeluargaannya terdekat dengan pihak
yang meninggal dunia, ia menghajb orang yang peringkat hubungan kekeluargaannya
lebih jauh dari pihak yang meninggal dunia, seperti halnya anak pada derajat pertama
dan anak dari anak pada derajat kedua, dalam hal ini wafat seorang ayah meninggalkan
anak dan cucu, maka dalam keadaan ini anak mewarisi sedangkan cucu tidak, karena
derajat anak lebih dekat dengan pihak yang meninggal dunia. Adapun dalam konsep
ahli waris pengganti menurut Kompilasi Hukum Islam pasal 185, Ahli waris pengganti
menjadi ahli waris karena orang tuanya yang berhak mewaris meninggal lebih dahulu
dari pada si pewaris. Dalam penelitian ini penulis mengkaji tentang ketentuan konsep
ahli waris pengganti dalam kompilasi hukum Islam pasal 185 dan posisinya menurut
kaidah kewarisan Islam. Penelitian Ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan
library reasearch. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode yuridis normatif. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan menganalisis
content pasal tersebut dan posisinya dalam Fiqih kewarisan Islam. Hasil yang diperoleh
(1) Hukum kewarisan Ahli waris pengganti tidak pernah ditemukan baik melalui nash
Al-Qur’an ataupun dalam literatur Fiqh Islam Akan tetapi syari’at Islam telah memberi
solusi terhadap perkara tersebut dengan wasiat wajibah, ataupun ketika pada pembagian
Harta kepada ahli waris yang berhak memberi mereka yang hadir pada saat pembagian
baik dalam bentuk hadiah atau hibah, selanjutnya agar ditetapkannya undang-undang
Nafaqoh dalam Islam. (2) Bahwa Ketentuan ahli waris pengganti yang terdapat dalam
Kompilasi Hukum Islam Pasal 185 berisikan Ahli waris yang meninggal lebih dahulu dari
pada pewaris maka kedudukannya dapat digantikan oleh anaknya, dengan syarat bagian
bagi ahli waris pengganti tidak boleh melebihi bagian ahli waris yang sederajat dengan
yang diganti. Pasal tersebut terdapat pembatasan melalui rapat kerja Nasional Mahkamah
Agung Republik Indonesia menentukan bahwa Ahli Waris Pengganti sebenarnya terbatas
hanya sampai dengan cucu saja.
Kata Kunci: Ilmu waris, Kompilasi Hukum Islam, Ahli waris pengganti,Wasiat wajibah.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 16 times
PDF - 3 times

References

إمام ناصرين، عبد المالك وأخرون. .8102علم الفرائض، طبعة منقحة فونوروكو: دار

السلام للطباعة والنشر .

أبو زهرة، محمد. .0591قانون الوصية، القاهرة : مكتبة المصرية ،الطبعة الثانية.

ابن حزم، أبى محمد على بن أحمد بن سعيد. المحلى، دمسقى: ادارة الطباعة المنيرية،

،8431الجزء التاسع.

الحنفى، أبى بكر محمد بن أحمد بن أبى سهل السرحسى. .1791المبسوط في فقه الحنفى،

لبنان: دار الكتب العلمية

Refbacks

  • There are currently no refbacks.