Pengaruh Konsentrasi Garam Dan Lama Fermentasi Terhadap Sifat Kimia Dan Organoleptik Kimchi

DOI:

https://doi.org/10.21111/atj.v2i1.2818

Authors

  • Ahmad Baiquni Fariz Azka Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Darussalam Gontor
  • Muhammad Thariq Santriadi Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Darussalam Gontor
  • Muhammad Nur Kholis Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Darussalam Gontor

Keywords:

Kimchi sawi putih
Konsentasi garam
Waktu fermentasi

Abstract

Kimchi merupakan jenis makanan khas korea hasil fermentasi sayuran dengan tambahan bumbu pedas. Proses fermentasi kimchi dipengaruhi oleh faktor konsentrasi garam serta waktu fermentasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan garam dan lama fermentasi terhadap mutu kimchi sawi putih. Penelitian ini menggunakan model rancangan acak lengkap 2 faktor, yaitu penggunaan konsentrasi larutan garam (2% dan 4%) dan lama fermentasi. Parameter yang dianalisa adalah kadar air, total padatan terlarut, pH, total bakteri asam laktat, kadar vitamin C, kadar serat, uji organoleptik terhadap aroma, dan penerimaan konsumen. Hasil analisis ANOVA pada Rancang Acak Lengkap (RAL) perbedaan konsentrasi larutan garam dan lama fermentasi. Perbedaan konsentrasi garam dan lama fermentasi tidak berpengaruh pada kadar air, total padatan terlarut, pH dan berbedanyata pada kadar vitamin C pada kimchi. Kombinasi perlakuan K2H2 (Konsentrasi garam 4%, lama fermentasi 6 hari) memiliki karakteristik mutu organoleptik aroma dan penerimaan konsumen yang paling baik terhadap kimchi sawi putih, karena memiliki rasa masam khas kimchi yang pas.
Read More

Downloads

Submitted

2019-01-14

Accepted

2019-01-14

Published

2018-05-01

How to Cite

Azka, A. B. F., Santriadi, M. T., & Kholis, M. N. (2018). Pengaruh Konsentrasi Garam Dan Lama Fermentasi Terhadap Sifat Kimia Dan Organoleptik Kimchi. Agroindustrial Technology Journal, 2(1), 91–97. https://doi.org/10.21111/atj.v2i1.2818