MODELLING SUKUK WAQF FOR PESANTREN ECONOMIC DEVELOPMENT

Nadiah Sabrina Himam, Khoirul Umam

Abstract

Menurut catatan Kementrian Agama tahun 2016, luas tanah wakaf di Indonesia mencapai 49.444,01 ha.Dari sekian banyak aset wakaf yang ada, hanya sebagian saja yang diolah secara produktif. Kekurangan dana merupakan penyebab yang paling umum ditemui, oleh karena itu dibutuhkan sebuah instrumen untuk pengumpulan dana guna mengembangkan asset wakaf. Sukuk merupakan sebuah instrumen ekonomi yang berdasarkan pada pengumpulan dana dari investor. Untuk itu integrasi sukuk dan wakaf akan menjadi instrument pembiayaan yang  efektif. Pesantren sebagai salah satu pioneer pendidikan Islam di Indonesia telah lama menggunakan wakaf sebagai salah satu dasar pembangunannya dan juga tonggak ekonominya, sayangnya banyak dari asset wakaf yang dimiliki pesantren belum dimanfaatkan secara produktif dikarenakan kekurangan dana pengembangan. Di Indonesia, sukuk wakaf masih sangat riskan diaplikasikan. Untuk itu penulis ingin menyusun model sukuk wakaf yang mungkin diaplikasikan di pesantren dengan tidak mengabaikan prinsip-prinsip ekonomi pesantren dan tidak melanggar regulasi yang ada. Penelitian dan penyusunan model ini akan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP). Metode ini ditujukan untuk membentuk suatu model sekaligus memutuskan model mana yang mungkin dapat diterapkan dalam pembangunan ekonomi pesantren.  Selain itu, penulis juga akan melakukan penelitian secara literature untuk membangun suatu teori yang kuat dalam pembangunan dan pencarian masalah model-model sukuk wakaf. Dari penelitian ini ditemukan kesepakatan dari para responden ada pada taraf yang rendah dalam pemilihan model. Namun begitu, tetap terdapat salah satu model yang unggul dibanding dengan model lainnya meskipun berbeda tipis. Menurut responden, sukuk wakaf yang paling mungkin diaplikasikan adalah sukuk wakaf melalui pemerintah.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 65 times
PDF - 27 times

References

Abdullah, Abdul Karim. ed. by Muhammad Hashim Kamali and Abdul Karim Abdullah. 2014, “Sukuk and Bonds: A Comparison”, in Islamic Finance: Issues in Sukuk and Proposals for Reform, Leicestershire United Kingdom: The Islamic Foundation.

Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions. ed. by Dar All Maiman. 2015, Shari`ah standards : Shari`ah standards for Islamic financial institutions, Manama, Kingdom of Bahrain.

Arifin, Jaenal. vol. 3, no. 1. 2015, “Wakaf di Singapura”, Equilibrium.

Ascarya and Atika Masrifah. 2014, “Aplikasi Analytic Network Process menggunakan SuperDecision 2.2.6”, Unpublished. pp. 1–7.

Ascarya, Siti Rahmawati, and Muhamad Nadratuzzaman Hosen. 2016, “Merancang Model-model Wakaf Produktif”, Thinking.

____. 2016, Merancang Model-model Wakaf Produktif, Jakarta.

Audah, Ali and Muhammad Husain Haekal. 3rd edition. 2002, Umar bin Khattab, Jakarta: PT. Pustaka Litera AntarNusa.

Badan Wakaf Indonesia. 2015, “Mencari Nazhir Profesional”, Badan Wakaf Indonesia, Jakarta.

Beik, Irfan Syauqi and Adik Putri Sarah. 23 Oct 2014, “Faktor yang Memengaruhi Minat Investor Terhadap Sukuk Negara Ritel”, Iqtishodia Jurnal Ekonomi Islam Republika, Jakarta.

DSNMUI. 2002, Fatwa Dewan Syari’ah Nasional Tentang Obligasi Syariah, Indonesia.

Havita, Gusva and Gestivia Hakim. vol. 3. 2017, “Wakaf Saham Ditinjau dari Hukum Islam dan Peraturan Perundang-undangan Setelah Berlakunya UU No.41 Tahun 2004 Tentang Wakaf”, Jurnal Syarikah. pp. 358–71.

Huda, Miftahul. vol. I, no. 1. 2013, “Fundraising Wakaf dan Kemandirian Pesantren”, Intelegensia.

Iqbal, Zamir and Abbas Mirakhor. 10th edition. 2011, An Introduction to Islamic Finance, Singapore: John Wiley & Sons.

Ismal, Rifki et al. 2015, “Awqaf Linked Sukuk To Support the Economic Development”, Occasional Paper Bank Indonesia. pp. 1–29.

Karim, Shamsiah Abdul. “Contemporary Waqf Administration And Development In Singapore: Challenges And Prospects”, http://www.muis.gov.sg/.

Keuangan, Kementerian et al. 2011, Himpunan Skema Sukuk.

Maspupah, Ima and Shofia Mauizotun Hasanah. vol. 2, no. 2. 2016, “Penguatan Filantropi Islam Melalui Optimalisasi Wakaf Berbasis Sukuk”, Journal of Islamic Economics Lariba.

Md Nurdin, Ngadimon. 2015, “Pembangunan Wakaf: Pendanaan Melalui Sukuk SRI”, Muzakarah Ahli Majlis Penasihat Syariah Institusi Kewangan Di Malaysia Kali Ke- 11. pp. 1–21.

Mubarok, Jaih. ed. by Refia Offset. 2008, Wakaf Produktif, Bandung.

Muhammad. 2008, Metodologi Penelitian Ekonomi Islam Pendekatan Kuantitatif, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Najeebabadi, Akbar Shah. ed. by Safi-ur-Rahman Mubarakpuri. 2010, The History of Islam Vol. 1, Ruyadh: Darussalam.

Prasarana Proyek Pembinaan Sarana Perguruan Tinggi Agama Islam IAIN. 3rd edition. 1986, Ilmu Fiqh, Jakarta: Departemen Agama.

Putri, Selvia Yolanda. vol. 8, no. 1. 2015, “Analisis Permasalahan Pemanfaatan Sukuk Waqf-Based Untuk Mendorong Wakaf Produktif di Indonesia; Pendekatan Analytic Network Process (ANP)”, Al-Awqaf. pp. 17–35.

Siddiq, Achmad. vol. XI, no. 1. 2011, “Wakaf Produktif dan Problematikanya di Dunia Pesantren”, Millah.

Sori, Zulkarnain Muhamad and Syahirah Zain. 2017, “Musharakah SRI Sukuk & Development of Waqf Properties / Assets in Malaysia”, researchgate.net.

Sugiyono. 2014, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta.

Tanjung, Hendri and Abrista Devi. 1st edition, ed. by Farah Diba. 2013, Metodologi Penelitian Ekonomi Islam, Jakarta: Gramata Publishing.

إبراهيم, نقاسي ،. محمد. 4/2 2013, "الصكوك الوقفية و دورها في التنمية الإقتصادية من خلال تمويل برامج التأهيل و أصحاب المهن و الحرف”, ISRA International Arabic Journal of Islamic Finance. ص.85

حسن, أيّوب،. 4, الخلفاء الراشدين: القادة الأوفياء وأعظم الخلفاء, القاهرة: دارالسلام.

عمارة، محمد. 1993, قاموس المصطلحات الاقتصادية في الحضارة الإسلامية, القاهرة: دار الشروق.

لجنة التأليف وااترجمة بمكتبة العبيكان. 2000, أول من هاجر في الإسلام عثمان بن عفان رضي الله عنه, الرياض: مكتبة العبيكان.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.