Decisions Support System Urban Farming Di Lahan Sempit Kota Pangkalpinang Dengan Hidroponik Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process

Hilyah Magdalena, Hadi Santoso

Abstract

Abstrak

Pertanian kota dengan metode hidroponik saat ini menjadi solusi untuk mensiasati permintaan pasar terhadap sayur dan buah lokal yang dijual dengan harga relatif lebih murah dan hasil pertanian yang lebih sehat. Lahan kota yang terbatas, pilihan sayur yang sesuai, kondisi tanah, pupuk yang digunakan, gangguan hama, dan minat masyarakat terhadap sayur hidroponik atau keunggulan hidroponik, merupakan faktor – faktor yang mempengaruhi para petani sayur hidroponik di Pangkalpinang.  Kondisi multi kriteria dan multi alternatif yang ada dalam pertanian kota dengan metode hidroponik ini membuat penelitian ini menggunakan metode Decision Support System (DSS) Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP menyusun secara hirarki semua kriteria pendukung pengambilan keputusan, dan menghitung dengan matriks perbandingan berpasangan hasil penilaian responden ahli yang terlibat. Hasil pengolahan gabungan responden menunjukkan kriteria keunggulan hidroponik adalah faktor pendukung tertinggi dengan bobot 19,9% dan jenis sayur yang paling diminati adalah sawi putih dengan  bobot 36,4%. Sistem pendukug keputusan ini mendorong petani sayur di Pangkalpinang untuk memiih bercocok tanam dengan metode hidroponik dengan mempertimbangkan kriteria –kriteria berikut, keungulan hidroponik, media tanam, hama, pertumbuhan usia panen, benih, dan pupuk

Kata kunci: Pertanian Kota, Hidroponik, DSS, AHP

 

Abstract

[Urban Farming Decisions Support System of Narrow Lands in Pangkalpinang City Using Hydroponics Using Analytical Hierarchy Process Method] City agriculture with hydroponic methods is currently a solution anticipate market demand for local vegetables and fruits that are sold at relatively lower prices and healthier agricultural products. Limited urban land, suitable vegetable choices, soil conditions, fertilizers used, pest disorders, and community interest in hydroponic vegetables or hydroponic superiority are factors that influence the farmers of hydroponic vegetables in Pangkalpinang. The multi-criteria and multi alternative conditions that exist in urban agriculture with this hydroponic method make this research use the Analytical Hierarchy Process (AHP) Decision Support System (DSS) method. AHP arranges in a hierarchy all the decision support criteria and calculates with a paired comparison matrix of the assessment results of the expert respondents involved. The results of the combined processing of respondents showed the hydroponic superiority criteria was the highest supporting factor with a weight of 19.9% , and the most popular vegetable type was chicory with a weight of 36.4%. This decision support system encourages vegetable farmers in Pangkalpinang to choose to grow crops using the hydroponic method by considering the following criteria, hydroponic benefits, planting media, pests, growth of harvest age, seeds, and fertilizers.

Keywords: City Agriculture, Hydroponics, DSS, AHP

Keywords

City Agriculture, Hydroponics, DSS, AHP

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 26 times
PDF - 17 times

References

[1] S. dan R. A. Gani, “Lahan Bekas Tambang Timah di Pulau Bangka dan Belitung , Indonesia dan Kesesuaiannya untuk Komoditas Pertanian,” J. Tanah dan Iklim, vol. 41, no. 2, pp. 101–114, 2017.

[2] S. Sutono, “Karakteristik Tanah dan Strategi Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang Timah,” no. Bbsdlp 2016, pp. 99–116, 2019.

[3] B. Pengkajian, T. Pertanian, and K. Riau, “Inovasi Teknologi untuk Peningkatan Produktivitas Lahan Bekas Tambang Timah,” no. Sainsbury 1959, pp. 91–106, 1907.

[4] A. S. I. Inonu, N. S. Khodijah, “Budidaya Pakchoy ( Brassica rapa L .) di Lahan Tailing Pasir Bekas Penambangan Timah dengan Amelioran Pupuk Organik dan Pupuk NPK,” J. Lahan Suboptimal, vol. 3, no. 1, pp. 76–82, 2014.

[5] Z. Nur Hafijah, Tutik Nugrahini, “Pengaruh Sistem Hidroponik dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica rapa L),” J. Agrifarm, vol. 8, no. 1, pp. 32–38, 2019.

[6] M. S. Muhammad Hafizh Bahzar, “Pengaruh Nurisi dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L. var. chinensis) dengan Sistem Hidroponik Sumbu,” J. Produksi Tanam., vol. 6, no. 7, pp. 1273–1281, 2018.

[7] Sri Hariningsih Pratiwi, “Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Kompos dan Dosis Effective Microorganism 4 (EM-4) Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L),” Gontor Agrotech Sci. J., vol. 4, no. 1, pp. 1–16, 2018.

[8] S. Rizal, “Pengaruh Nutriasi yang Diberikan Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Pakcoy (Brassica rapa L) yang Ditanam Secara Hidroponik,” Sainmatika., vol. 14, no. 1, pp. 38–44, 2017.

[9] B. I. I Wayan Sukasana, I Nengah Kartana, “Meningkatkan pertumbuhan dan hasil pakcoy ( brassica juncearapal .) dengan mengatur dosis nutrisi ab mix agrifarm dan umur bibit secara hidroponik sistem NFT,” J. Unmas Mataram, vol. 13, no. September, pp. 212–220, 2019.

[10] J. La Sarido, “Uji Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy ( Brassica rapa L .) dengan Pemberian Pupuk Organisk Cair pada System Hidroponik,” J. AGRIFOR, vol. XVI, pp. 65–74, 2017.

[11] N. A. Anis Wahyuningsih, Sisca Fajriani, “Komposisi Nutrisi dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy ( Brassica rapa L .) Sistem Hidroponk The Nutrition and Growth Media Composition on The Growth and Yield of Pakcoy ( Brassica rapa L .) Using Hydroponics System,” J. Produksi Tanam., vol. 4, no. 8, pp. 595–601, 2016.

[12] Agnes Puspitasari Sudarmo, “Pemanfaatan Pertanian Secara Hidroponik Untuk MEengatasi Keterbatasan Lahan Pertanian di Daerah Perkotaan,” in Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Terbuka, 2018, pp. 1–8.

[13] I. S. Ronny Durrotun Nasihien, Diah Ayu Restuti Wulandari, Achfas Zacoeb, Harimurti, “Teknologi Portable Inflated Greenhouse sebagai Fasilitas Pendukung Peningkatan Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota (Urban Farming),” J. Darussalam; J. Pendidikan, Komun. dan Pemikir. Huk. Islam, vol. IX, no. 1, pp. 161–183, 2017.

[14] Siswadi, “Hidroponik, Solusi Cerdas Bertanam di Lahan Sempit Perkotaan,” ADIWIDYA, vol. II, pp. 156–159, 2018.

[15] H. A. Ahmad Rifqi Fauzi, Annisa Nur Ichniarsyah, “Pertanian Perkotaan : Urgensi, Peranan, dan Praktlk Terbaik Urban Agricuture : Urgency, Role, and Best Practice,” J. Agroteknologi, vol. 10, no. 01, pp. 49–62, 2016.

[16] S. A. Muhammad Liwa Ilhamdi, Agil Al Idrus, Mahrus, “Pelatihan Pertanian Sistem Hidroponik bagi Masyarakat dengan Lahan Terbatas di Kota Mataram,” J. Pendidik. dan Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 2, pp. 282–286, 2018.

[17] K. Mohammad Wahyu Agang, “Peningkatan Produksi Pertanian Perkotaan Melalui Sistem Hidroponik di Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Prov. Kaltara. Improvement Of Urban Agricultural Production Through Hydroponic Systems In Pamusian Village, Tarakan Central D,” J. Pengabdi. Masy. BORNEO, vol. 3, no. 2, pp. 41–46, 2019.

[18] W. W. C. Regina, “Urban Farming Hidroponik di Karah - Jambangan, Surabaya,” J. eDIMENSI Arsit., vol. V, no. 1, pp. 481–488, 2017.

[19] C. Y. Sutarni, Luluk Irawati, Bina Unteawati, “Proses Pengambilan Keputusan Pembelian Sayuran Hidroponik di Kota Bandar Lampung,” J. Food Syst. Agribus., vol. 2, no. 1, pp. 17–24, 2018.

[20] N. F. Aziz, S. Sorooshian, and F. Mahmud, “MCDM-AHP method in decision makings,” ARPN J. Eng. Appl. Sci., vol. 11, no. 11, pp. 7217–7220, 2016.

[21] T. L. Saaty, “Better world through better decision making,” Proc. Int. Symp. Anal. Hierarchy Process 2013, pp. 1–9, 2013.

[22] W. Ossadnik, S. Schinke, and R. H. Kaspar, “Group Aggregation Techniques for Analytic Hierarchy Process and Analytic Network Process : A Comparative Analysis,” Gr. Decis. Negot., vol. 25, no. 2, pp. 421–457, 2016.

[23] G. Kou, X. Chao, Y. Peng, L. Xu, and Y. Chen, “Intelligent Collaborative Support System for AHP-Group Decision Making,” vol. 26, no. June, pp. 131–142, 2017.

[24] T. Saaty and L. Vargas, “Models,Mmethods, Concepts & Applications of the Analytic Hierarchy Process,” Int. Ser. Oper. Res. Manag. Sci. 175 Springer Sci. Media New York, 2012.

[25] Sławomir Jarek, “Removing Inconsistency in Pairwise Comparison Matrix in The AHP,” Mult. Criteria Decis. Mak., vol. 11, pp. 64–76, 2016.

[26] A. Ishizaka and A. Labib, “Analytic Hierarchy Process and Expert Choice: Benefits and limitations,” OR Insight, vol. 22, no. 4, pp. 201–220, 2009.

[27] M. B. Barfod, “Graphical and technical options in Expert Choice for group decision making,” 2014, p. 35.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.