Remisi Koruptor Perspektif Syariat Islam

Muhammad Tamliqon Luqman Hakim, Hifdhotul Munawwaroh

Abstract

Abstrak
Remisi merupakan salah satu hak narapidana yang telah diatur dalam undangundang. Namun faktanya syariat Islam memiliki beberapa ketentuan dan aturan yang
berbeda mengenai pemberian remisi, terutama bagi pelaku tindak pidana korupsi.
Artikel ini berusaha untuk mengidentifkasi salah satu masalah fundamental dalam
pemberian remisi bagi pelaku tindak pidana korupsi. Melalui penelitian ini diharapkan
mampu mengetahui bagaimana syariat Islam memandang tindak pidana korupsi serta
bagaimana pemberian remisi bagi pelaku tindak pidana korupsi. Peneliatian kualitatif
ini menggunakan metode analisis isi (content analysis), sehingga sejumlah hasil dapat
ditemukan. Pertama, pemberian remisi bagi koruptor tidak sesuai dengan teori keadilan
dalam Islam. Kedua, pemberian remisi bagi koruptor tidak memberikan kemaslahatan
apapun bagi ummat, namun hanya sebatas kemaslahatan pribadi pelaku kejahatan korupsi.
Ketiga, akibat yang ditimbulkan dari kejahatan korupsi sangat merusak dan membahayakan,
terlebih dalam aspek perekonomian masyarakat, pembangunan, kesejahteraan rakyat,
politik, dan hukum. Sehingga penulis menyimpulkan bahwa pemberian remisi bagi
narapidana tindak pidana korupsi tidak sesuai dengan syariat Islam.
Kata Kunci: Remisi, Korupsi, Syariat Islam

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 10 times
PDF - 20 times

References

Al-Quran al-Karim

‘Audah, Abdul Qadir. “al-Tasyri’ al-Jina’i al-Islami Muqaranan bi al-Qanun al-Wadh’iy”,

Beirut: Dar al-Kutub al-’Azli. 2008.

Abu Dawud, Sulaiman bin al-Asy’ats. “Sunan Abi Dawud”, Damaskus: Dar alRisalah al-’Ilmiyah. 2009.

Al-Baihaqi. TT. “as-Sunan al-Kubro”, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.

Al-Dailami, Abdul Wahab bin Latif. 1430 H. “Manhaj al-Kitab wa al-Sunnah f alDa’wah Ila Iqamati al-’Adl”, Majalatu al-Tasyriah wa al-Dirasat al-Islamiyah,

Vol. 14 Sya’ban 1430 H, Agustus 2009.

Al-Ghazali, Abu Hamid. “al-Mustashfa min ‘Ilmi al-Ushul”, Madinah: Syirkatu alMadinah al-Munawarah. 2008.

Al-Hafnani, Mansur Muhammad. “al-Syubhat wa atsaruha f al-’Uqubah al-Jinaiyyah

f al-Fiqh al-Islami Muqaranan bi al-Qanun”, Amanah Press, Cet. 1. 1986.

Al-Jauziyah, Ibn al-Qayyim. “I’lamu al-Muwaqi’in ‘an Rabb al-’Alamin”, Riyadh:

Dar Ibn al-Jauziy, Cet. 1. 1423 H.

Al-Jurjani¸ Ali bin Muhammad. TT. “Kitab al-Ta’rifat”, Jakarta: Dar Al-Hikmah.

Al-Mawardi, Imam. “Ahkam al-Sulthaniyah”, Penerjemah: Khalifurrahman Fath

& Fathurrahman, Jakarta: Qisthi Press, Cet. 3. 2019.

Al-Radadi, Abdurrahman bin Rasyid. “Qa’idatu Dar’u al-Mafasid Muqaddamun ‘ala

Jalbi al-Mashalih wa Tathbiqatuha f al-Majal al-Thibbi”, Jami’ah Islamiyah

Madinah Munawarah.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.