Eksistensi Tuha Peut Di Kecamatan Kluet Tengah Terhadap Pembentukan Rancangan Qanun Gampong

Eksistensi Tuha Peut Terhadap Pembentukan Rancangan Qanun

Penulis

  • Ridha Mellyza Membership
  • Hasnul Arifin Melayu Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • T. Surya Reza Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Kata Kunci:

Peran, Tuha Peut, Qanun

Abstrak

Tuha Peut adalah institusi dewan legislatif pada tahap gampong yang memiliki peran dan wewenang yang sangat penting dalam pemerintahan gampong. Mereka berfungsi sebagai mitra kerja keuchik dalam menjalankan roda pemerintahan. Satu dari tugas utama lembaga Tuha Peut yakni mengatur serta menetapkan Qanun gampong. Dalam hal ini, Tuha Peut bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Qanun yang dirumuskan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Qanun Kabupaten Aceh Selatan Nomor 22 Tahun 2012 mengenai Tugas dan Wewenang Tuha Peut sebagai badan permusyawaratan gampong. Pada pelaksanaan penelitian ini, digunakan teknik pengkajian langsung ke lapangan (field research) memakai sudut pandang Yuridis Empiris. Temuan studi mengindikasikan bahwa Tuha Peut Kecamatan Kluet Tengah memiliki peran aktif dalam pembuatan Qanun gampong sekaligus dalam melestarikan adat istiadat yang berlaku di gampong.

Referensi

A. Hasjmy. Di Mana Letaknya Negara Islam. Surabaya: Bina Ilmu, 1984.

Abu a’la al-maududi. Hukum Dan Konstitusi Sistem Politik Islam. Lampung: Mizan, 1975.

Andri Kurniawan. “Penyelenggaraan Pemerintahan Gampong Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Berdasarkan Qanun Nomor 8 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Gampong.” Jurnal Dinamika Hukum 10, no. September (2010).

Anwar, Ilham Choirul. “Apa Saja Asas-Asas Dalam Pembentukan Peraturan Perundangan?” tirto.id, 2021. https://tirto.id/gdPV.

Arjun Mustafa. “Efektivitas Tuha Peut Dalam Pengawasan Pembangunan Gampong Menurut Qanun Nomor 22 Tahun 2012 Tentang Pemerintahan Gampong Ditinjau Menurut Fiqh Siyasah (Studi Penelitian Di Gampong Luar Kecamatan Kluet Selatan Kabupaten Aceh Selatan).” UIN Ar-Raniry Banda Aceh, 2016.

Bewa Ragawino. “Pengantar Dan Asas-Asas Hukum Adat Indonesia.” Universitas Padjadjaran, 2008.

Gayatri, Irene Hiraswati. “Dinamika Kelembagaan Desa : Gampong Era Otonomi Aceh,Gampong dan Mukim di Aceh Menuju Rekrontruksi Pasca Tsunami.” LIPI Press Jakarta, 2007.

Gorys Keraf. Komposisi Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. NTT: Nusa Indah, 2004.

H.A Djazuli. Fiqh Siyasah Implementasi Kemaslahatan Umat Dalam RambuRambu Syari’ah. Bandung: Kencana Prenada Media Group, 2013.

Hansyar, Ricky Muliawan, Ilmu Administrasi Negara, Universitas Jabal Ghafur, Ilmu Administrasi Negara, and Universitas Jabal Ghafur. “Peranan Tuha Peut Dalam Proses Penyelesaian Konflik” 12, no. November (2022).

Ilyas, Ilyas. “Eksistensi Dan Kekuatan Penyelesaian Sengketa Secara Adat Pada Tingkat Gampong.” Kanun Jurnal Ilmu Hukum 12, no. 1 (2010).

Julita, J., and Z. Fadhly. “Analisis Peran Tuha Peut Sebagai Pengawas Kinerja Keuchik Suak Puntong Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya.” ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 8 (2022).

Mahmudin. “Qanun Dan Arah Penguat Pangkat.” Journal Ar-Raniry, no. July (2016).

Muhammad Iqbal. Fiqih Siyasah Kontekstualisasi Doktrin Politik Islam. 1st ed. Jakarta: Prenadamedia Group.

Mukti Fajar dan Yulianto Achmad. Dualisme Penelitian Hukum Empiris & Normatif. Pustaka Pelajar, 2010.

Mustamu, Julista. “Diskresi Dan Tanggungjawab Administrasi Pemerintahan.” Sasi 17, no. 2 (2011).

Muzakkir Samidan Prang. Otonomi Khusus Dan Sistem Peradilan Di Aceh. Stai Aceh Tamiang, 2016.

Pradana, Anjas Putra, Devin Akbar, and Ferdika Ananda. “Perkembangan Qanun Aceh Dalam Perubahan Sosial Dan Politik Di Aceh.” Jurnal MUDARRISUNA 1, no. 1 (2024).

Qanun Kabupaten Aceh Selatan. “Qanun Aceh Selatan Nomor 12 Tahun 2012.” Aceh Selatan, 2012.

Rinaldo, M Edwar, and Hervin Yoki Pradikta. “Analisis Fiqh Siyasah Dusturiyah Dalam Pembentukan Peraturan Tentang Trading in Influence Dalam Hukum Positif Di Indonesia.” As-Siyasi : Journal of Constitutional Law 1, no. 1 (2021).

Suharismi Arikunto. Dasar-Dasar Research. Edited by tarsoto. Bandung, 1995.

Sulaiman, Sulaiman, M Adli Abdullah, Teuku Muttaqin Mansur, and Nellyana Roesa. “Pembangunan Hukum Qanun Gampong Di Kabupaten Aceh Besar.” Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin 4, no. 2 (2021).

Trisna, Nila, and Rachmatika Lestari. “Eksistensi Tuha Peut Dalam Melaksanakan Fungsi Anggaran Di Gampong Babah Krueng Manggie Kecamatan Panton Reu Kabupaten Aceh Barat.” Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum Dan Keadilan 4, no. 2 (2020).

Wananda, Hafid. “Peran Tuha Peut Dalam Perumusan Qanun Gampong di Gampong Pasar Kota Bahagia Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya.” Journal Ar-Raniry, 2022.

Yulia, Faisal, and Fauzah Nur. “Penguatan Lembaga Adat Tuha Peut Dalam Penyelesaian Sengketa Di Kecamatan Sawang.” JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik Dan Pengabdian Masyarakat) 5, no. 1 (2021).

Zalikha, S. “Peran Tuha Peut Gampong Sebagai Mediator Dalam Penyelesaian Sengketa Harta Warisan:(Studi Di Gampong Neubok Badeuk Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie ….” Jurnal Al-Mizan 6468 (2021).

Selmarisa Wardhan, "Kebebasan Berpendapat Dalam Petisi Online (Studi Perbandingan Sistem Hukum Indonesia Dan Amerika Serikat Menurut Fiqh Siyasah), JICL: Journal Of Indonesian Comparative Of Syariah Law, Vol. 1 No.1. (2022).

Huzeinil Aziz Abko dan Ita Rahmania Kusumawati, "Pengabaian Hak Dan Kewajiban Pasangan Menikah Perspektif UU Perkawinan Dan KHI di Desa Semarong Kalimantan", JICL: Journal Of Indonesian Comparative Of Syariah Law, Vol. 6 No. 2, (2023).

Feri Irawan, "Potensi Zakat Pertanian Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ummat Di Kabupaten Sumbawa", JICL: Journal Of Indonesian Comparative Of Syariah Law, Vol. 5 No. 2, (2022).

Agung Abdullah, " Metode Interpretasi Pada Hukum Ekonomi Islam", IJTIHAD: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, Vol. 16, No. 2, (2022).

Hatoli, " Telaah Sosiologi Hukum Ekonomi Terhadap Khes Dan Fatwa DSN-MUI", JTIHAD: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, Vol. 14, No. 2, (2020).

Riyan Auliyanda Safrizal, et.al, "Legal Status Of Gampong Customary Court Decisions In Resolving Minor Crimes In West Aceh Regency", International Journal Of Law, Vol. 10 No. 1, (2024).

Iqbal Maulana, et.al, "Implementation Of Customary Penalty For Repeat Offenders Petty Theft Offence", International Journal Of Law, Vol. 10 No. 6, (2024).

Ismawati Setianingsih, " The Relevance of Progressive Law to Legal Reasoning in Indonesia", Law&Pass: International Journal Of Law, Public Administration and Social Studies, Vol. 1, No.2, (2024).

Dipshereya Dass, " Hate Speech in India: Contemporary Legal Challenges and Responses", Law&Pass: International Journal Of Law, Public Administration and Social Studies, Vol. 1, No.2, (2024).

Siany Cindy, et.al, "Legal Protection Of Ulayat Lands Of Indigenous Peoples Against The Threat Of Land Commercialization", IJMMU: International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, Vol. 9, No. 12, (2022).

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-08-03

Cara Mengutip

Mellyza, R., Melayu, H. A. ., & Reza, T. S. . (2025). Eksistensi Tuha Peut Di Kecamatan Kluet Tengah Terhadap Pembentukan Rancangan Qanun Gampong: Eksistensi Tuha Peut Terhadap Pembentukan Rancangan Qanun. JOURNAL OF INDONESIAN COMPARATIVE OF SYARIAH LAW, 8(2), 513–528. Diambil dari https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/jicl/article/view/14498