Menolak Stigmatisasi (Upaya Deradikalisasi di Pondok Pesantren Modern Islam [PPMI] Assalaam Surakarta, Indonesia)

Ismail Fahmi Arrauf Nasution, Syafieh Syafieh

Abstract

Lately, pesantren are faced with negative stigmas that are associated as the central understanding of fundamental Islam and become the root for the emergence of radical movements in the name of Islam. This radicalism movement is considered less in line with the moderate Islamic ideology of the archipelago. So that the existence of the pesantren seems to be "the accused". This article aims to show that pesantren as the center of the radicalism movement is not entirely correct. Through participatory observation, in-depth interviews with the caregivers of the Assalaam Modern Islamic Boarding School (PPMI) and literature study. This paper ultimately shows that the Assalaam Modern Islamic Boarding School is one of the pesantren with a democratic pattern of parenting in the teaching aspect, strict (authoritarian) on the reward aspect, and uses a persuasive approach in the persuasion process. Until now, the phenomenon of religious radicalism in the Islamic Modern Islamic Boarding School in Assalaam has not been found, because the implementation of democratic parenting is still effective. Also, the teaching of monotheism and morals which is accompanied by strict supervision among the santri actually acts as a "vaccine" for religious radicalism itself. Especially with the busy pattern of the students in various activities, both intra and extra-curricular, the space for the spread of radicalism is increasingly narrowing.

Keywords

Pesantren, Islamic education, deradiclization, students, kyai

Full Text:

PDF (Indonesian)

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Indonesian) - 0 times

References

Aisyi, Alif Redina. “Penerapan Tata Tertib Sebagai Pendidikan Karakter Pada Santriwati Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo.” Antro Unair Net 5, no. 3 (2016): 422–36. Arifin, Syamsul. “Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Surakarta.” Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, 2017. Asyhuri. “Kurikulum Berbasis Talenta (Passion) Di Pondok Pesantren Modern Islam ( PPMI ) Assalaam.” Jurnal Ilmiah Pesantren 1, no. 1 (2015): 25–40. Abdullah, M. Amin, Pendidikan Agama Era Multikultural-Multireligius. Jakarta: PSAP, 2005. Azra, Azumardi, dalam Badrus Sholeh, Budaya Damai Komunitas Pesantren. Jakarta: Pustaka LP3ES, Indonesia, 2007. Azra, Azyumardi, Transformasi Politik Islam: Radikalisme, Khilafatisme dan Demokrasi, Jakarta: Kencana, 2016. Azra, Azyumardi. Esei-esei Intelektual Muslim dan Pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1998. Azra, Azyumardi. Pergolakan Politik Islam: Dari Fundamentalisme, Modernisme Hingga Post-modernisme. Jakarta: Paramadina, 1996. Bruenessen, Martin van. Kitab Kuning, Pesantren dan Tarekat, terj. Farid Wajidi dan Rika Iffati. Yogyakarta: Gading Publishing, 2012. Darmadji, Ahmad. “Pondok Pesantren Dan Deradikalisasi Islam Di Indonesia.” Millah 11, no. 1 (2011): 235–52. https://doi.org/10.20885/millah.vol11.iss1.art12. Dekmejian, R. Hrair, Islam and Revolution: Fundamentalism in The Arab World. Syracus: Syracus University press, 1985. Dekmejian. Islam and Revolution: Fundamentalism in The Arab World. Syracus: Syracus University press, 1985. Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2013. Dhofier, Zamahsyari. Tradisi Pesantren ; Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES, 1994. Euben, Roxanne L. Musuh dalam Cermin: Fundamentalisme Islam dan Batas Rasionalisme Modern,. Jakarta: Serambi, 2002. Fauzi, Muhammad Latif. “The Roles of Kyai and Pesantren in Preserving Islamic Tradition and Negotiating Modernity.” Journal of Indonesia Islam 06, no. 01 (2012): 125–44. Giddens, Antony. Sociology. Cambridge: Polity Press, 1989. Hakim, Lukman. Pengantar Kata Pengantar, dalam Islam dan Radikalisme di Indonesia, ed. Endang Turmudzi dan Riza Sihbudi. Jakarta: LIPI Press, 2005. Hunter, Shireen T. Politik Islam di Era Kebangkitan. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2001. Laksamana, Nunung. “Deradikalisasi Agama Melalui Pesantren.” Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan 1, no. 1 (2017): 25–44. https://www.neliti.com/publications/197064/deradikalisasi-agama-melalui-pesantren. Liddle, R. William.“Skripturalisme Media Dakwah: Suatu Bentuk Pemikiran dan Aksi Politik Islam di Indonesia Masa Orde Baru”, dalam Mark R. Woodward (ed.), Jalan Baru Islam, Memetakan Paradigma Mutakhir Islam Indonesia. Bandung: Mizan, 1999. Marzuki. “Sejarah Dan Perubahan Pesantren Di Aceh.” Millah 11, no. 1 (2011): 221–34. Masduqi, Irwan. “Deradikalisasi Pendidikan Islam Berbasis Khazanah Pesantren.” Jurnal Pendidikan Islam 2, no. 1 (1970): 1–20. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.21.1-20. Mualimul Huda. “EKSISTENSI PESANTREN DAN DERADIKALISASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (Menyemai Spirit Toleransi Dan Pendidikan Islam Multikultural).” FOKUS : Jurnal Kajian Keislaman Dan Kemasyarakatan 3, no. 1 (2018): 85–109. Mubarak, M. Zaki. “DARI NII KE ISIS: Transformasi Ideologi Dan Gerakan Dalam Islam Radikal Di Indonesia Kontemporer.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman 10, no. 1 (2015): 77–98. https://doi.org/10.21274/epis.2015.10.1.77-98. Madjid, Nurcholis. Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadinah, 1997. Mahendra, Yusril Ihza.“Fundamentalisme, Faktor dan Masa Depannya”, dalam Muhammad Wahyuni Nafis, ed. Rekonstruksi dan Renungan Religius Islam. Jakarta: Paramadina, 1996. Maksudin. Pengembangan Metodologi Pendidikan Agama Islam: Pendekatan Dialektik. Jakarta: Pustaka Pelajar,2015. Marimba, Ahmad D. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: al-Ma‟arif,1980. Masduqi, Irwan. Berislam Secara Toleran: Teologi Kerukunan Umat Beragama. Bandung: Mizan, 2012. Mubarok, M. Zaki, Geneologi Islam Radikal di Indonesia: Gerakan, Pemikiran dan Prospek Demokrasi. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia, 2007. Ni’am, Syamsun. “Pesantren: The Miniature of Moderate Islam in Indonesia.” Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies 5, no. 1 (2015): 111–34. https://doi.org/10.18326/ijims.v5i1.111-134. Rokhmad, Abu. “Radikalisme Islam Dan Upaya Deradikalisasi Paham Radikal.” Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 20, no. 1 (2012): 79–114. https://doi.org/10.21580/ws.20.1.185. Purwanto, Wawan H. Terorisme Undercover: Memberantas Terorisme hingga ke Akar-aakarnya, Mungkinkah?. Jakarta: CMB Press, 2007. Sopiali, A A, and H H Utomo. “Pengembangan Manajemen Pemasaran Jasa Di Pondok Pesantren.” Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam 17, no. 1 (2020): 1–16. https://ejournal.unisnu.ac.id/JPIT/article/view/1106. Qamar, Mujamil. Pesantren Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Erlangga, tt. Rahardjo, M. Dawam. “Fanatisme dan Toleransi,” dalam Berislam Secara Toleran, ed. oleh Irwan Masduqi. Bandung: Mizan, 2011. Srimulyani, Eka. “Women from Traditional Islamic Educational Institutions in Indonesia : Negotiating Public Spaces.” In Amsterdam University Press, 115–18, 2012. https://doi.org/10.26530/oapen_418531. Shihab, Umar. Kontekstualitas Al-Qur’an: Kajian Tematik Atas Ayat-ayat Hukum Dalam Al-Qur’an. Jakarta: Pernamadani, 2008. Sirry, Mun’im A. Membendung Militansi Agama: Iman dan Politik dalam Masyarakat Modern,. Jakarta: Erlangga, 2003. Thalkhah, Imam dan Neng Dara A., Gerakan Keislaman Pasca orde Baru: Upaya Merambah Dimensi Baru Islam. Jakarta: Balitbang Departemen Agama RI, 2005. Tibi, Bassam. Ancaman Fundamentalisme: Rajutan Islam Politik dan Kekerasan Dunia Baru. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2000. Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departeman Pendidikan Dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1994. Tim Prima Pena, Kamus Ilmiah Populer, Edisi Lengkap. Jakarta; Gita Media Press, 2006. Trianto, Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik Bagi Anak Usia Dini TK/RA dan Anak Usia Dini Kelas Awal SD/MI. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup, 2013. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003, Sistem Pendidikan Nasional. Van Bruinessen, Martin. Kitab Kuning dan Tarekat. Bandung: Mizan, 1995. Wahid, Abdurrahman.“Pondok Pesantren Masa Depan”, dalam MarzukiWahid, dkk. (ed.), Pesantren Masa Depan. Bandung: Pustaka Hidayah, 1999. Zada, Khamami. Islam Radikal: Pergumulan Ormas-ormas Islam Garis Keras di Indonesia. Jakarta: Teraju, 2002. Zuhairini. Filsafat Pendidikan Islam,(Jakarta: Bumi Aksara, 1995.