PROGRAM PEREGANGAN DI TEMPAT KERJA UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSKULOSKELETAL PEKERJA SEKTOR INFORMAL

Lusi Ismayenti, Tyas Lilia Wardani

Abstract

Pekerja sektor informal bekerja tanpa relasi sehingga tidak ada aturan tertulis yang mengikat dan memiliki masalah yang berkaitan dengan risiko keselamatan dan Kesehatan terkait pekerjaan seperti gangguan otot rangka (muskuloskeletal/MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program peregangan di tempat kerja untuk mengurangi keluhan muskuloskeletal pekerja sektor informal. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan desain pre-posttest group. Responden adalah perwakilan pekerja sektor informal yang dibagi dua kelompok pembuatan makanan ringan dan pembuat album. Jumlah sampel penelitian adalah 31 responden yang terdiri dari 21 pekerja pembuatan makanan ringan dan 10 pekerja pembuat album. Keluhan MSDs diukur dengan kuesioner Nordic Body Map sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi yang diberikan kepada responden adalah melakukan gerakan peregangan (stretching) selama 5 menit setelah 2 jam bekerja selama 7 hari. Hasil penelitian terdapat pengaruh setelah diberikan intervensi gerakan peregangan dengan keluhan MSDs pada pekerja makanan ringan (p<0.001) dan pembuat album(p=0.018) dan tidak ada pengaruh antar dua kelompok (p=0.12). Bagian tubuh yang mengalami penurunan keluhan MSDs terbesar setelah intervensi adalah leher atas, tengkuk, pinggang, punggung, dan pinggul. Pekerja pembuatan makanan ringan mengalami penurunan keluhan MSDs bagian tubuh lebih besar dibandingkan pekerja pembuatan album.

 

Kata kunci: keluhan muskuloskeletal, pekerja sektor informal, peregangan

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

References

  1. Soebyakto, B. B; Armansyah. (2016). Migrant Women Working at Informal Sectors: Empirical Study in Kuto Batu Village, Ilir Timur Ii Palembang City. International Journal of Humanities and Social Science, 6(4), 125–137.
  2. Satriawan, D., Pitoyo, A.J. and Giyarsih, S.R., 2020. Cakupan Kesehatan Universal (UHC) Pekerja Sektor Informal di Indonesia. Tata Loka, 22(4), pp.556-572.
  3. International Labour Organization. 2013. Domestic workers across the world: Global and regional statistics and the extent of legal protection. Geneva: ILO.
  4. Kementerian Kesehatan, 2016. Hidupkan Pos UKK Agar Pekerja Sektor Informal Tersentuh Layanan Kesehatan Kerja. https://www.kemkes.go.id/article/view/16110900002/hidupkanpos-ukk-agar-pekerja-sektor-informal-tersentuh-layanankesehatan-kerja-.html (diakses 10 Januari 2020).
  5. Health and Safety Executive., 2015. Work-related Musculoskeletal Disorder (WRMSDs) Statistics, Great Britain 2015 [online]. London: Health and Safety Executive
  6. Rivai, W. T., Ekawati., Siswi J., 2014. Hubungan Tingkat Risiko Ergonomi dan Masa Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Pemecah Batu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, [e-Journal] 2(3): pp. 227-231
  7. Tjahayuningtyas, A., 2019. Faktor yang Mempengaruhi Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Pekerja Informal Factors Affecting Musculoskeletal Disorders (Msds) in Informal Workers. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 8(1), pp.1-10.
  8. Tarwaka. 2015. Ergonomi Industri Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. 2nd edn. Surakarta: Harapan Press.
  9. Anggriawan, R. 2016. Pengaruh Pemberian Peregangan Otot (Stretching) Terhadap Keluhan Muskuloskeletal dan Kejenuhan pada Pekerja Bagian Menjahit Divisi Garment di PT. Tyfountex Indonesia Sukoharjo Tahun 2016, 147(March), pp. 11–40.
  10. Ismayenti, L., Suwandono, A., Denny, H. M., & Widjanarko, B. (2021). Reduction of Fatigue and Musculoskeletal Complaints in Garment Sewing Operator through a Combination of Stretching Brain Gym® and Touch for Health. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(17), 8931.
  11. Wahyono, Y. dan Saloko, E. 2014. Pengaruh Workplace Exercise terhadap Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja di Bagian Sewing CV. Cahyo Nugroho Jati Sukoharjo, Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, 3(2), pp. 197–203. Available at: http://jurnal.poltekkes-solo.ac.id/index.php/Int/article/view/104/94.
  12. Anderson, B. 2010. Stretching In the Office. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
  13. Oktaviani D, Ismayenti L, Nugroho D. Pengaruh Gerakan Peregangan pada Penjahit Garmen Terhadap Penurunan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Jurnal Ergonomi dan K3. 2022 May 18;7(1).
  14. Ginting T, Ginting R, Panjaitan TR, Marbun D. PENGARUH PEMBERIAN PEREGANGAN TERHADAP KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA PABRIK KERIPIK RUMAH ADAT MINANG DI DESA TADUKAN RAGA, DELI SERDANG. Jurnal Darma Agung. 2020 Dec 7;28(3):472-82.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.