Rubūbiyah dan Ulūhiyyah Sebagai Konsep Tauhid (Tinjauan Tafsir, Hadits dan Bahasa)

Lalu Heri Afrizal

Abstract


Tauhid sebagai suatu konsep keimanan dan keyakinan tentang Allah SWT merupakan pondasi bagi agama Islam. Dengannya seorang muslim mengenal identitas diri dan agamanya. Dengannya ia memandang dunia, kehidupan, ilmu pengetahuan, norma dan nilai, serta menjadi standar utama dalam menilai benar-salah sebuah kepercayaan dan keyakinan umat manusia. Namun terdapat banyak konsep seputar Tauhid ini. Para filosof, Mutakallimūn (Ahli Kalām), Ulama Ahlul Hadits memiliki konsep sendiri tentang Tauhid ini. Dalam mengkaji konsep Tauhid, para filosof dan mutakallimūn lebih mengedepankan argumen-argumen logika. Sementara itu Ulama Ahlul Hadits sangat kuat berpegang kepada makna literal Al-Qur’an dan Sunnah dalam mengkaji konsep Tauhid ini. Lantas manakah konsep Tauhid yang paling sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah yang merupakan sumber sekaligus barometer utama ajaran Islam? Apakah Tauhid itu hanya bahasan tentang keesaan Tuhan dan sifat-sifat-Nya? Tulisan ini berusaha membahas dan mengkaji masalah ini melalui pendekatan tafsir analisis-tematis, pendekatan lingustik serta merujuk kepada pemahaman generasi awal umat Islam.


Keywords


Rabb; Ilāh; Tauhid; Rubūbiyyah; Ulūhiyyah.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21111/tasfiyah.v2i1.2482

Article Metrics

Abstract view : 41 times
PDF - 58 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Universitas Darussalam Gontor
Jln. Raya Siman Km 6, Kec. Siman, Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia

Creative Commons Licence

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats