PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IMAM AL-GHAZALI

Yoke Suryadarma dan Ahmad Hifdzil Haq

Abstract


Akhlak merupakan ukuran kepribadian seorang muslim. Ketika akhlak seseorang tercermar dengan nilai-nilai yang bertentangan dengan syariat Islam maka ia berkepribadian yang tercela. Sebaliknya, orang yang bersikap sesuai ajaran al-Qur’an dan as-Sunnah maka akhlaknya mulia. Ukuran baik dan buruk akhlak seseorang dapat ditinjau dari sudut pandang syariat Islam. Sebab syarit adalah undang-undang yang mengatur kehidupan umat manusia. Menurut Imam Al-Ghazali akhlak bukan sekedar perbuatan, bukan pula sekedar kemampuan berbuat, juga bukan pengetahuan. Akan tetapi, akhlak adalah upaya menggabungkan dirinya dengan situasi jiwa yang siap memunculkan perbuatan-perbuatan, dan situasi itu harus melekat sedemikian rupa sehingga perbuatan yang muncul darinya tidak bersifat sesaat melainkan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja dewasa ini banyak sekali tantangan yang dapat mengakibatkan kerusakan akhlak umat Islam. Untuk itu umat Islam seharusnya memahami secara benar dan menerapkan hakekat dari pendidikan akhlak sesuai dengan ajaran Islam.


Keywords


Pendidikan Akhlak, Imam Al-Ghazali, Ta’dib, Tarbiyah, Insan Kamil.

Full Text:

DOWNLOAD


DOI: http://dx.doi.org/10.21111/at-tadib.v10i2.460

Article Metrics

Abstract view : 2605 times
DOWNLOAD - 9227 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by Universitas Darussalam Gontor

Managed by Faculty of Tarbiyah

Siman Street, Km 6, Siman Subdistrict, Ponorogo, East Java, Indonesia

Creative Commons Licence

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 View My Stats