Komunikasi Kesehatan Ibu dan Anak Melalui Program PONED Oleh Bidan Desa Di Kota Majalengka

Authors

  • Nur'annafi FSM Universitas Dr. Soetomo Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.21111/sjic.v1i2.2850

Keywords:

pola, komunikasi, kesehatan, bidan desa, model two step flow, pattern, communication, health, village midwife

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk menggambarkan tujuan dan sebab pemilihan yang dilakukan ibu hamil untuk tetap mendatangi dukun beranak. Menggambarkan tujuan dan sebab pemilihan yang dilakukan ibu hamil untuk tetap mendatangi Bidan desa. Menggambarkan pola komunikasi bidan desa kepada Ibu hamil, Ibu bersalin dan ibu menyusui. Menggambarkan kredibilitas bidan desa berdasarkan penilaian Ibu hamil, Ibu bersalin dan ibu menyusui. Menghasilkan isi dan pengemasan pesan dalam mempersuasi Ibu hamil, Ibu bersalin dan ibu menyusui, dalam meningkatkan kredibilitas bidan desa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode studi kasus deskriptif. Adapun penentuan sampel menggunakan teknik cluster. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa: Tujuan untuk tetap mendatangi Periksa dan konsultasi kehamilan dengan jumlah presentase, melahirkan dengan jumlah presentase, periksa dan konsultasi anak dengan jumlah presentase, konsultasi KB dengan jumlah presentase. Konsultasi Ibu menyusui dengan jumlah presentase. Pola komunikasi bidan yang dirasakan ibu meliputi aspek komunikasi verbal dan non verbal. Mengenai kredibilitas bidan, secara keseluruhan aspek kompetensi, kharisma, sarana pelayanan kesehatan, peralatan dan obat-obatan yang diberikan bidan desa sudah sangat baik dirasakan oleh para ibu. Namun kemampuan komunikasi bidan harus ditingkatkan lagi, karena bidan bertindak sebagai opinon leader bagi masyarakat Desa Cikeusik. Pesan yang efektif untuk mempersuasi ibu guna meningkatkan kredibilitas bidan desa yaitu penekanan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan bidan desa kepada masyarakat merupakan pelayanan kesehatan yang menjamin profesi kebersihan, kenyamanan, lengkap, professional dan gratis.AbstractThe research aims to describe the objectives and causes of selection by pregnant women to go to the dukun beranak. Describe the goals and causes of the choices made by pregnant women to continue visiting the village midwife. Describe the pattern of communication of village midwives to pregnant women, maternity and nursing mothers. Describe the credibility of village midwives based on the assessment of pregnant women, maternity and nursing mothers. Producing content and packaging of messages in persuading pregnant women, mothers of birth and nursing mothers, in increasing the credibility of village midwives. The approach used in this study is a descriptive qualitative research approach, with descriptive case study methods. The sample determination uses cluster techniques. The results and conclusions of the study show that: The aim to keep visiting is to check and consult the pregnancy with the number of percentages, giving birth to the number of percentages, checking and consulting the child with the percentage, family planning consultation with the percentage. Consultation of nursing mothers with the number of percentages. The midwife’s communication pattern felt by the mother includes aspects of verbal and non verbal communication. Regarding the credibility of midwives, overall aspects of competence, charisma, health care facilities, equipment and medicines provided by village midwives have been very well felt by mothers. But the communication skills of midwives must be increased again, because midwives act as opinon leaders for the people of Cikeusik Village. An effective message to persuade mothers to improve the credibility of village midwives is the emphasis that the health services provided by village midwives to the community are health services that guarantee the profession of cleanliness, comfort, complete, professional and free.

References

Arikunto, Suharsini. (1998). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Revisi IV, PT Rineksa Cipta, JakartaAyu, R. K. (2017). Perempuan Pebisnis Startup di Indonesia dalam Perspektif Cybertopia. Jurnal Studi Komunikasi, 1(2).Baxter, L., Nichole E., Ho, Evelyn, 2008. Everyday Health Communication Experiences.Bungin, Burhan. 2006. Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo PersadaDamaiyanti, M. 2008. Komunikasi Terapeutik dalam Praktik Keperawatan. Jakarta: RefikaDevito, Joseph. 1997. Komunikasi Antarmanusia. Professional Books: JakartaHasibuan, Malayu S. P. 2005, Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi : Jakarta. Bumi AksarLiliweri, Alo. 2008. Dasar-dasar Komunikasi Kesehatan. Jakarta : Pustaka PelajarMubarak dan Chayatin, 2008 Ilmu Kesehatan Masyarakat : Teori dan Aplikasi. Jakarta : Penerbit Salemba Medika.Notoatmodjo, S. 2005. Promosi Kesehatan: Teori dan Aplikasi. Jakarta : Rineka Cipta.P.D. Williams, 2002. Interrelationship among variables affecting wall siblings and mothers in families of children with chronic illness ordisability. Journal Of Behavioral Medicine. 25.411-424.Rakhmat, Jalaluddin. 2005. Metode penelitian Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosda KaryaSusilo, D. (2017). Etnometodologi Sebagai Pendekatan Baru dalam Kajian Ilmu Komunikasi. Jurnal Studi Komunikasi, 1(1).

Downloads

Published

2018-01-19