Analisa Tingkat Kematangan Sistem Informasi Akademik STMIK Amik Riau Menggunakan ITIL V3 Domain Service Operation

M. Khairul Anam, Nora Lizarti, Aniq Noviciatie Ulfah

Abstract

Abstrak

STMIK Amik Riau menggunakan sistem informasi akademik dalam memberikan pelayanan terhadap mahasiswa dan kegiatan akademik lainnya seperti e-KRS, e-EDOM, Labkom, e-library, e-ktm, e-BAAK, PMB, dan lain sebagainya. Evaluasi sistem merupakan salah satu cara untuk mengetahui sistem dapat berjalan dengan baik dan optimal dalam memberikan layanan yang lebih efektif dan efisien. Audit TI digunakan untuk mengukur tingkat kematangan (maturity level) dari SIASAR dan memberikan rekomendasi terhadap sistem. Penelitian berfokus pada terhadap mahasiswa sehingga framework audit Information Technology Infrastucrure Library (ITIL) v3 sesuai karena terdapat domain khusus yang dapat mengukur tingkat kematangan dari SIASAR yaitu Domain Service Operation. Analisa berupa penyebaran kuisioner kepada pengguna atau yang terlibat dengan sistem secara langsung SIASAR. Berdasarkan perhitungan sistem SIASAR masih pada level 2 (repeatable) dengan nilai 1,78 dimana sistem SIASAR saat ini sudah memiliki sebuah tingkat kedisiplinan dan kepatuhan terhadap peraturan dan standar operasional yang berlaku.  Rekomendasi yang dapat diberikan berupa peningkatan proses pendokumentasian, standarisasi, dan pengukuran serta pencatatan pada seluruh unit yang ada pada STMIK Amik Riau.

Kata kunci: STMIK Amik Riau, ITIL V3, Maturity Level, Service Operation

 

Abstract

[Maturity Level Analysis of Academic Information Systems STMIK Amik Riau using ITIL V3 Domain Service Operation] STMIK Amik Riau uses academic information systems in providing services to students and other educational activities such as e-KRS, e-EDOM, Labkom, e-library, e-KTM, e-BAAK, PMB, and so on. System evaluation is one way to find out the system can run well and optimally in providing more effective and efficient services. IT audits are used to measure the maturity level of SIASAR and provide recommendations on the system. The research focuses on students so that the Information Technology Infrastructure Library (ITIL) v3 audit framework is appropriate because there is a unique domain that can measure the maturity level of SIASAR, namely Domain Service Operation. The analysis is in the form of distributing questionnaires to users or those involved with the SIASAR system directly. Based on the calculation, the SIASAR system is still at level 2 (repeatable) with a value of 1.78 where the SIASAR system currently has a level of discipline and compliance with applicable regulations and operational standards. Recommendations can be given in the form of improving the process of documentation, standardization, and measurement and recording of all units in STMIK Amik Riau.

Keywords: STMIK Amik Riau, ITIL V3, Maturity Level, Service Operation

Keywords

STMIK Amik Riau, ITIL V3, Maturity Level, Service Operation

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 1 times

References

S. Susilowati, “Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Area Service Operation Menggunakan Kerangaka Kerja ITIL Versi 3 ( Studi Kasus : Pada Dinas Komunikasi Dan Informasi Kota Depok ),” PARADIGMA, vol. XIV, no. 2, pp. 131–140, 2012.

W. Setiawan, Sulistiowati, and Y. M. Maulana, “Perencanaan Information Technology Service Continuity Management Berdasarkan ITIL V-3,” JSIKA, vol. 3, no. 1, 2014.

H. L. Putra, E. Darwiyanto, and G. A. A. Wisudiawan, “Audit Infrastruktur Teknologi Informasi Berbasis ITIL V . 3 Domain Service Operation pada FMS Departemen Engineering PT . Grand Indonesia Information Technology Infrastructure Audit Based on ITIL V . 3 Service Operation Domain for FMS Engineering Departme,” in e-Proceeding of Engineering, 2015, vol. 2, no. 2, pp. 6084–6091.

I. Maita and S. Akmal, “ANALISIS TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN BEST PRACTICE ITIL V3 SERVICE OPERATION (Studi Kasus: Pustaka dan Arsip Kampar) 1,2,” J. Ilm. Rekayasa dan Manaj. Sist. Inf., vol. 2, no. 1, pp. 60–65, 2016.

T. Triyanto, “Tingkat Kematangan ( Maturity Level ) Tata Laksana Informasi Menggunakan Cobit 5 Pada Manajemen Program Dan Proyek : Studi Kasus Pt. Xyz,” KOPERTIP J. Ilm. Manaj. Inform. dan Komput., vol. 8, no. 1, pp. 25–32, 2018.

B. S. Yudha, I. Haryono, and L. W. Suwarsono, “Perancangan Job Description Kerangka Business Process Pada CV. Gradient,” in e-Proceeding of Engineering, 2017, vol. 4, no. 2, pp. 2529–2534.

Megawati and F. Amrullah, “Evaluasi Tingkat Kematangan Teknologi Informasi Dengan Menggunakan Model Maturity Level Cobit 4.1 (Studi Kasus Pt. Bri Cabang Bangkinang),” J. Sains dan Teknol. Ind., vol. 12, no. 1, pp. 99–105, 2014.

Winalia, F. Renaldi, and A. I. Hadiana, “Pengukuran Tingkat Kematangan Teknologi Informasi menggunakan COBIT 4.1 Pada Universitas Jenderal Achmad Yani,” in Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATi), 2017, pp. 31–36.

A. Hidayat, “Teknik Sampling Dalam Penelitian,” www.statistikian.com, 2017. [Online]. Available: https://www.statistikian.com/2017/06/teknik-sampling-dalam-penelitian.html. [Accessed: 24-Jul-2018].

R. Oktofiyani, Nurmalasari, and W. Anggraeni, “Penerimaan Sistem E-Learning Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Study Kasus Siswa/i Kelas X Di SMU Negeri 92 Jakarta,” J. Pilar Nusa Mandiri, vol. 12, no. 1, pp. 46–53, 2016.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.