Pengaruh Substitusi Sari Kurma Terhadap Daya Terima Marmalade Jeruk Pamelo

Enka Angraini Ismail, Joyeti Darni, Inma Yunita Setyorini

Abstract

Banyaknya produksi jeruk pamelo di Indonesia, membuat pemanfaatan jeruk pamelo harus lebih dioptimalkan. Pengolahan jeruk menjadi marmalade memiliki kelebihan dibandingkan pengolahan lainnya, karena pengikutsertaan kulit jeruk yang umumnya menjadi limbah produksi. Kandungan gizi pada marmalade Jeruk pamelo dapat menurun akibat proses pengolahan. Variasi inovasi subtitusi sari kurma pada komposisi gula diharapkan dapat meningkatkan kembali kandungan gizi marmalade jeruk pamelo, sehingga dapat menjadi produk olahan yang bergizi tinggi. Pada penelitian ini digunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor tunggal dengan dua kali pengulangan. Terdapat empat kelompok formulasi yang digunakan. Sampel formulasi substitusi 0% diberi kode K, 15% diberi kode A, 35% diberi kode B, dan 45% diberi kode C, yang kemudian dianalisis daya terimanya untuk mengetahui respon konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Berdasarkan hasil uji yang dilakukan, Terdapat pengaruh yang signifikan antara substitusi sari kurma terhadap daya terima marmalade jeruk pamelo. Tingkat kesukaan warna, rasa, serta tekstur terbanyak terdapat pada sampel dengan substitusi 30%, sedangkan kesukaan aroma terdapat pada sampel dengan substitusi 45%. Substitusi sari kurma dapat meningkatkan tingkat kesukaan terhadap produk yang dihasilkan. Akan tetapi, penambahan yang terlalu berlebihan dapat menurunkan tingkat kesukaan karena terlaku dominannya sifat kurma yang dihasilkan.

Keywords

Jeruk Pamelo, Marmalade, Sari kurma, Substitusi

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 126 times
PDF - 177 times

References

Craig RG, JM Powers. 2002. Restorative dental materials. 11th ed. Missouri: Mosby, Inc. 231-285

deMan. 1997. Kimia Makanan. Institut Teknologi Bandung Press. Jakarta

Desrosier, Norman W. 2008. Teknologi Pengawetan Pangan. Penerbit Universitas Indonesia

Guizani, N., Al-Saidi, G.S., Rahman, M.S., Bornaz, S. And Al-Alawi, A.A. 2010. State diagram of dates: glass transition, freezing curve and maximal-freeze-concentartion condition. Journal of Food Engineering. Vol. 99 (2): 92-97

Jariyah, Rosida, W Dewi. 2010. Pembuatan Marmalade Jeruk Bali (Kajian Proposi Daging Buah : Albedo) dan Penambahan Sukrosa.TP-FTI UPN. Jatim

Kartika, Hastuti, Supartono. 1988. Pedoman Uji Inderawi Bahan Pangan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada

Kementerian Pertanian. 2015. Basis Data Ekspor-Impor Komoditi Pertanian. Diperoleh dari website Kementerian Pertanian Republik Indonesia:http://www.pertanian.go.id (diakses pada tanggal 02 September 2017).

Myahara R, M., J Karkalas, and M.S Taylor. 1999. The composition of maturing Omani dates. Journal of Science and Food Agriculture. Vol.79 (1): 345-350.

Putu D,W., I K Suter., A, K Nocianitri. 2009. Pengaruh Penutupan Dan Suhu Pada Proses Perebusa Terhadap Karakteristik Sirup Wortel. Jurnal Agrotekno. Vol. 15 (1): 25-29

Restu D W. 2015. Ekstraksi Pektin Kulit Jeruk Bali Dengan Microwave Assisted Extraction Dan Aplikasinya Sebagai Edible Film. Skripsi. Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang.

Rosita L Balia., C Hartati., R Obin., W Eka. 2011. Derajat Keasaman dan Karakteristik Organoleptik Produk Fermentasi Susu Kambing dengan Penambahan Sari Kurma tang diinokulasikan Berbagai Stater Bakteri Asam laktat. Universitas Padjajaran. Junal Ilmu Ternak. Vol.11 (1): 49-72

Susanto S., A Rahayu., D Sukma., I, S Dewi. 2011. Karakter Morfologi dan Kimia 18 Kultivar Pamelo Berbiji dan Tanpa Biji. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. Vol.16 (1): 43-48

Susanto S., R Arifah., N, T Kartika. 2013. Ragam Pamelo Indonesia. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Winarno F.G . 2008. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.