Kritik Konsep Humanisme Islam Muhammad Arkoun

Sahri Sahri

Abstract

Arkoun merupakan sarjana Muslim kontemporer. Ia memandang bahwa kondisi umat Islam terbelenggu oleh kekakuan berfikir tentang agama dan mempertahankan kekakuan itu tanpa adanya inovasi baru untuk menjawabi persoalan yang berbeda sesuai zaman, sehingga tidak ada kemaksimalan dalam berpikir. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menjelaskan, dan menganalisis konsep humanisme Islam Mohammed Arkoun dan menjelaskan respon Islam dalam wacana humanisme. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif pustaka, dengan pendekatan deskriptif-analisis, yakni pendekatan yang digunakan untuk mendeksripsikan data-data yang didapat kemudian dianalisis kemudian disajikan dalam bentuk deskripsi. Adapun sumber utama data dalam penelitian ini ialah karya-karya Mohammed Arkoun dan Miskawayh, sedangkan untuk sumber sekunder dalam penelitian ini merujuk pada artikel, data, jurnal dan buku yang mengkaji perihal Mohammed Arkoun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Mohammed Arkoun merupakan ilmuan Muslim yang terpengaruh  oleh tokoh Barat sekaligus trauma oleh sejarah Barat. Hal ini dapat dilihat oleh usahanya dalam mengkritik otoritas ulama-ulama klasik dalam menjelaskan ilmu-ilmu keislaman, khususnya ilmu tentang al-Qur`an. Selain itu, penelitian ini menyampaikan kekeliruan dalam konsep humanisme yang dibawa oleh Arkoun.

Keywords

Mohammed Arkoun, Miskawayh, Humanisme, Barat

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

References

Al-Qur`an.

Acikgence, Alparslan. 1996. "The Framework for A history of Islamic Philosophy", Al-Shajarah, Journal of The International Institute of Islamic Thought and Civlization, Vol. 1, No. 1.

Al-Attas. 2000. Risalah Kaum Muslimin. Malaysia: International Institute of Islamic Thought and Civilization.

Al-Jabiri, Muhammad ‘Abed. 1991. Bunyah al`Aql al-Arabi. Beirut, al-Markaz al-Tsaqafi alArabi.

__________. 2003. Kritik Kontemporer Atas Filsafat Arab-Islam. Terj. Moch Nur Ichwan. Yogyakarta: Islamika.

__________. 2009. Kritik Nalar Arab: Formasi Nalar Arab (Kritik Tradisi Menuju Pembebasan dan Pluralisme Wacana Interreligius). Terj. Imam Khoiri. Beirut: Markaz Dirasat al-Wihdah al-‘Arabiyah.

Al-Kilani, Ismail. 1992. Upaya Memisahkan Agama dari Negara. Terj. Kathur Suhardi. Jakarta: Pustaka al-Kautsar.

Arkoun, Mohammed. 1970. Contribution A L’etude De L’Humanisme islam au Ive/Xe siecle: Miskawayh philosophe et historien. Paris: Vrin.

__________. 1977. ”Connaissance Du Maghreb”, Spirit, Vol. 10, No. 10.

__________. 1990. “Religion, pouvoir et société dans le Tiers Monde”, Third World Review: Sorbonne Publications, Vol. 31, No. 123.

__________. 2012. Tarikhiyyah Al Fikr Al Arabiy Al Islamiy. Terj. Hasyim Salih. London: Dar Saqi.

__________. Tt. Qadhaya fi Naqd al-Aql al-Dini: Kayfa Nafhamu al-Islam al- Yawm?. tt: Dar al-Thali’ah.

Baedhowi. 2017. Humanisme Islam Kajian terhadap Pemikiran Filosofis Muhammad Arkoun. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hamka. 2016. Tasawuf Modern. Jakarta: Republika Penerbit.

Harb, Ali. 2005. Naqd al-Nash. Beirut: al-Markāz al-Tsaqafi al-`Arabi.

Juergensmeyer, Mark. 1998. Menentang Negara Sekuler. Terj. Noorhaidi. Bandung: Mizan.

Mas`ud, Abdurrahman. 2020. Paradigma Pendidikan Islam Humanis. Yogyakarta: IRCiSoD.

Meuleman, Johan Hendrik. 1994. Mohammaed Arkoun, Nalar Islami dan Nalar Modern: Berbagai Tantangan dan Jalan Baru. Terj. Rahayu S. Hidayat. Jakarta: INIS.

__________. 1996. Tradisi, Kemodernan dan Metamodernisme, Memperbincangkan Pemikiran Mohammed Arkoun. Yogyakarta: LkiS.

Miskawayh, Aḥmad bin Muḥammad bin Ya’kūb bin. 1913. al-Fauz al-Aṣghar. Beirut: tp.

__________. 1964. Tahzīb al-Akhlāq wa Taṭhīr al-A’rāq. Miṣr: al-Maktabah al-Miṣriyyah.

Putro, Suadi. 1998. Mohammed Arkoun, Tentang Islam dan Modernitas. Jakarta: Paramadina.

Sholikhin, M. dan M. Fadholi. 2018. “Kritik Arkoun Atas Epistemologi Islam”, Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman, Vol. 8, No. 1.

Supena, Ilyas dan M. Fauzi. 2002. Dekonstruksi dan Rekonstruksi Hukum Islam. Yogyakarta: Gama Media.

Tamam, Abas Mansur. 2017. Islamic Worldview; Paradigma Intelektual Muslim. Jakarta: Spirit Media.

Wall, Thomas F. 2001. Thingking Critically about Philosophical Problems. Canada: Wadsworth of Thompson Learning.

Waridah, Ernawari. 2017. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Bmedia.

Zarkasyi, Hamid Fahmy. 2005 “Worldview sebagai Asas Epistemogi Islam”, Islamia; Majalah Pemikiran dan Peradaban Islam, Vol. 2, No. 5.

Zuhri. 2005. “Hadits dalam Pemikiran Arkoun”, Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis Muhammad Arkoun, Nalar Islami Vol. 6, No. 1.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.