Jejak Pragmatisme dalam Politik di Indonesia (Era 2009 – 2017)

Miftah Faried Hadinatha

Abstract

This paper will analyze pragmatism in the political world in Indonesia. Pragmatism is a modern philosophical movement, it was initiated in United States, by C.S. Pierce who was inspired by Immanuel Kant. Pragmatism developed through the thoughts of some figures such as John Locke, Gorge Berkley, David Hume, William James and John Dewey. Pragmatism assumes that truth, meaning and the value of an idea must be based on practical aspects. Based on this assumption, the author has a hypothesis that what happens in the political world in Indonesia is full of pragmatism. At least this condition can be found in several important aspects such as; the attitude of those politicians that looks massively toward the elections, the party coalitions, while serving in government and the culture of political dynasties. This phenomenon describe that politics in Indonesia is in degradation of ethical values, even from the state of  ideology (Pancasila), norms of life and especially from the religious side. This pragmatic attitude is allegedly close to hedonism. The paper was completed with a literature review, by referring to the news about politics in Indonesia since 2009 until 2017. After reviewing an authoritative reference, the authors conclud that pragmatism was ingrained in the practice of political life in Indonesia. Indeed the practice of pragmatic politics is not hesitant to do by who has an interest in politics. Surely this will damage the order of life, and certainly also in the contrary to the values of religiosity, especially Islam as the teachings adopted by the majority of pragmatic political actors.

 

 

Keywords

Pragmatism, Politic, Indonesia, Ethic, Value.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 75 times
PDF - 17 times

References

Abdul, Basith, dkk. 2009. Islam dalam Berbagai Pembacaan Kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Cet. I.

Agustino, Leo dan Indah Fitriani. 2017. Korupsi: Akar, Aktor, dan Locus. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Cet. I.

Auda, Jasser. 2007. Maqashid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approch. London: The International Institute of Islamic Thought.

al-Ghazali, Imam. 1988. Etika Berkuasa: Nasihat-Nasihat Imam al-Ghazali, Terj. Arief B. Iskandar, Bandung: Pustaka Hidayah.

al-Attas, Syed Muhammad Naquib. 2001. Risalah Untuk Kaum Muslimin. Kuala Lumpur: Institut Antarabangsa. Cet. I.

Alim, Muhammaf. 2010. Asas-Asas Negara Hukum Modern Dalam Islam: Kajian Komprehensif Islam dan Ketatanegaraan. Yogyakarta: LKiS. Cet. I.

Arif, Syamsuddin. 2017. Islam dan Diabolisme Intelektual. Jakarta: Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations. Cet. I.

Artolahti, Toive, dkk. 1997. Grolier: Encyclopedia of Knowladge. Vol. XV. United States: Acamedic American Encyclopedia.

Amin, Nasihun. 2015. Paradigma Teologi Politik Sunni: Melacak Abu al-Hasan al-Asy’ari Sebagai Perintis Pemikiran Politik Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Cet. I.

Ananingsih, Sri Wahyu. 2016. “Tantangan Dalam Penanganan Dugaan Praktik Politik Uang Pada Pilkada Serentak 2017,” dalam Jurnal Masalah-Masalah Hukum. Vol. XXXXV. No. I.

Bagus, Lorens. 2005. Kamus Filsafat. Jakarta: Gramedia. Cet. IV.

Black, Antony. 2006. Pemikiran Politik Islam: Dari Masa Nabi Hingga Masa Kini. Jakarta: Serambi Ilmu Semestra. Cet. I.

Bathoro, Alim. 2011. “Perangkap Dinasti Politik dalam Konsolidasi Demokrasi,” dalam Jurnal FISIP Umrah. Vol. II. No. II.

Bertens, K. 2011. Etika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Cet. XI.

Burk, Arthur W. 1958. The Collected Papers of Charles Sanders Pierce. Vol. III. Cambridge: Harvard University Press.

Copleston, Frederick. 1966. Contemporary Philosophy. London: Cardinal Books.

________________. 1966. A History Philosophy. London: Burns and Dates.

Effendy, Bahtiar. 2005. Jalan Tengah Politik Islam: Kaitan Islam, Demokrasi, dan Negara yang Tidak Mudah. Jakarta: Ushul Press. Cet. I.

Fitriyah. 2012. “Fenomena Politik Uang dalam Pilkada,” dalam Jurnal Politika. Vol. III. No. I.

Hasib, Kholili. 2017. “Konsep Siyasah dan Adab Bernegara Menurut Imam al-Ghazali,” dalam Jurnal Falasifa. Vol. XVIII. No. I.

Haryanto, Joko Tri. 2015. “Etika Islam Tentang Pemberitaan Politik di Indonesia,” dalam Jurnal YUDISIA. Vol. VI. No. I.

Haryatmoko. 2014. Etika Politik dan Kekuasaan. Jakarta: Kompas Media Nusantaram. Cet. III.

Harjana, A. Mangun. 1996. Isme-Isme dalam Etika dari A Sampai Z. Yogyakarta: Kanisus.

Haris, Syamsuddin. 2014. Masalah-masalah Demokrasi dan Kebangsaan Era Reformasi. Ed. I. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Heywood, Andrew. 1992. Political Ideologies: An Introduction. London: Macmillah Press.

Husaini, Adian. 2005. Wajah Peradaban Barat. Jakarta: Gema Insani.

Hutapea, Tigor. 2015. “Evaluasi Penegakan Hukum Pemilu: Pengalaman Paralegal Pemilu dalam Penegakan Hukum Pemilu,” dalam Jurnal Pemilu dan Demokrasi. Vol. VII. No. I.

In’amuzaahidin, Muh. 2015. “Etika Politik dalam Islam,” dalam Jurnal Wahana Akademika. Vol. II. No. II.

Jalaluddin. 2012. Psikologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Irham, Mohammad. 2012. “Etos Kerja dalam Perspektif Islam,” dalam Jurnal Substantia. Vol. XIV. No. I.

________________. 2016. “Korupsi Demokratis dalam Partai Politik: Studi Kasus Penyelenggaraan Pemilukada Lampung,” dalam Jurnal Masyarakat. Vol. XXI. No. I.

________________. 2016. Demokrasi Muka Dua: Membaca Ulang Pilkada di Indonesia. Jakarta: Gramedia. Cet. I.

James, William. 1916. Pragmatism: A New Name For Some Old Ways of Thinking. Ed. I. London: Longmans.

Jalil, Muhammad Hilmi, dkk. 2016. “Konsep Hati Menurut al-Ghazali,” dalam Jurnal Reflektika. Vol. XI. No. XI.

Jainuri, dkk. 2014. Catatan Politik di Tahun Politik. Malang: Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Malang. Cet. I.

Keraf, Sonny. 1987. Pragmatisme Menurut William James. Yogyakarta: Kanisus. Cet. I.

Khuza’i, Rodliyah. 2007. Dialog Epistemologi Mohammad Iqbal dan Charles S. Pierce. Bandung: Refika Aditama.

Kuntowijoyo. 1997. Identitas Politik Umat Islam. Bandung: Mizan. Cet. I.

Kuskridho. 2009. Mengungkap Politik Kartel: Studi tentang Sistem Kepartaian di Indonesia Era Reformasi. Jakarta: KPG.

Kuswana, Wowo Sunaryo. 2013. Filsafat Pendidikan Teknologi, Vokasi dan Kejujuran, Bandung: Alfabeta. Cet. I.

Komara, Endang. 2015. “Sistem Politik Indonesia Pasca Reformasi,” dalam Jurnal Social Science Education, Vol. II. No. II.

Kosandi, Meidi. 2015. “Kontestasi Politik dan Perimbangan Kekuasaan dalam Perumusan dan Implementasi UU MD3 2014,” dalam Jurnal Politik, Vol. I. No. I.

Labolo, Muhadam. 2017. Partai Politik dan Sistem Pemilihan Umum di Indonesia. Ed. I. Jakarta: Rajawali Pers. Cet. I.

Liddle, R. William. 2001. “Pengantar Mengukir Demokrasi Indonesia,” dalam Ikrar Nusa Bhakti dan Riza Sihbudi, Ed. Menjauhi Demokrasi kaum Penjahat. Bandung: Mizan.

MAP-UGM. 2009. Governance Reform di Indonesia: Mencari Arah kelembagaan Politik yang Demokratis dan Birokrasi yang Profesional. Yogyakarta: Gava Media. Cet. I.

Masitah, Dewi. 2015. “Tafsir Politik: Gejala Demokrasi Versus Dinasti pada Pilkada Serentak 2015,” dalam Jurnal CISOC. Vol. II. No. I.

Mas’ud, Fuad. 2015. Menggugat Manajemen Barat. Ed. II. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Mawardi, Didiek R. 2015. “Fungsi Hukum dalam Kehidupan Masyarakat,” dalam Jurnal Masalah-Masalah Hukum. Vol. XLIV. No. III.

Mangunhardjana, A. 1997. Isme-Isme dalam Etika dari A sampai Z. Yogyakarta: Kanisius.

Minderop, Albertine. 2006. Pragmatisme: Sikap Hidup dan Prinsip Politik Luar Negeri Amerika. Ed. I. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Meyer, Thomas. 2012. Peran Partai Politik dalam Sebuah Sistem Demokrasi: Sembilan Tesis. Jakarta: Friedrich Ebert Stiftung. Cet. III.

Mufti, Muslim. 2015. Politik Islam: Sejarah dan Pemikiran. Bandung: Pustaka Setia. Cet. I.

Munir, Misnal. 2008. Aliran-Aliran Utama Filsafat Barat Kontemporer. Yogyakarta: LIMA. Cet. I.

Munitz, Milton K. 1981. Contemporary Analytic Philosphy. New York: Mcmillan Publishing Company.

Noor, Firman. 2009. “Mencermati Kampanye Pileg 2009: Gradasi Peran Partai dan Gejala Pragmatisme,” dalam Jurnal Penelitian Politik. Vol. VI. No. I.

___________. 2014. “Perilaku Politik Pragmatis Dalam Kehidupan Politik Kontemporer: Kajian Atas Menyurutnya Peran Ideologi Politik di Era Reformasi,” dalam Jurnal Masyarakat Indonesia. Vol. XXIV. No. I.

Nurdin, Fauziah. 2014. “Kebenaran Menurut Pragmatisme dan Tanggapannya Terhadap Islam,” dalam Jurnal Islam Futura. Vol. XIII. No. II.

Prasetyo, Yogi. 2017. “Adab Sebagai Politik Hukum Islam,” dalam Jurnal Tsaqafah. Vol. XIII. No. I.

Partanto, Pius A. dan M. Dahlan al-Barry. 1994. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arkola.

Pulungan, Suyuthi. 2002. Fiqh Siyasah: Ajaran, Sejarah, dan Pemikiran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Rizqinyanto, Saomi. 2015. “Kesepakatan Geneva Sebagai Bentuk Pragmatisme Politik Luar Negeri Amerika Serikat di Timur Tengah,” dalam Jurnal Salam. Vol. II. No. II.

Ramly, Andi Muawiyah. 2013. Peta Pemikiran Karl Marx: Materialisme Dialektis dan Materialisme Historis. Yogyakarta: LKiS. Cet. III.

Rorty, Richard. 2016. Truth and Progress, Cambridge: Cambridge University Press.

R, Galuh Nashrullah Kartika Mayangsari. 2016. “Aliran Pragmatisme dalam Pandangan Filsafat Pendidikan Islam,” dalam Jurnal Harati. Vol. VII. No. XIII.

S, Rumesten R. 2014. “Korelasi Perilaku Korupsi Kepala Daerah dengan Pilkada Langsung,” dalam Jurnal Dinamika Hukum. Vol. XIV. No. II.

Sjadzali, Munawir. 1999. Islam dan Tata Negara, Ajaran, Sejarah dan Pemikiran. Ed. I. Jakarta: UI Press.

Smith, B.C. 1985. Decentralization: The Territorial Dimension of the State. Boston: George Allen Uhwin.

Saifullah. 2010. “Etos Kerja Dalam Perspektif Islam,” dalam Jurnal Sosial Humaniorah. Vol. III. No. I.

Sadulloh, Uyoh. 2007. Pengantar Filsafat Pendidikan. Bandung: Alfa Beta.

Siswanto. 2013. Pendidikan Islam dalam Perspektif Filosofis. Malang: Keben Perdana.

Sujarwoto, “Desentralisasi, Dinasti Politik dan Kemiskinan di Indonesia,” dalam Jurnal Administrasi Publik, Vol. I, No. II, 2015.

Sudibiyo Lies dan Lamijan. 2012. “Korupsi di Bidang Perpajakan Suatu Bentuk Tindak Pidana Ekonomi,” dalam Jurnal Widyatama. Vol. II. No. XXI.

Sumadinata, R. Widya Setiadabudi. 2016. “Dinamika Koalisi Partai-Partai Politik di Indonesia Menjelang dan Setelah Pemilihan Presiden Tahun 2014,” dalam Jurnal Wacana Politik. Vol. II. No. II.

Suseno, Franz Magnis. 1991. Etika Dasar: Masalah-masalah Pokok Filsafat Moral. Yogyakarta: Kanisus.

Syamsuddin, Mukhtasar. 2012. “Hubungan Wahyu dan Akal dalam Tradisi Filsafat Islam,” dalam Jurnal Filsafat. Vol. I. No. II.

Tafsir, Ahmad. 2013. Filsafat Umum: Akal dan Hati Sejak Thales Sampai Capra. Bandung: Remaja Rosdakarya. Cet. XX.

Tjenreng, MB. Zubakhrum. 2016. Pilkada Serentak Penguatan Demokrasi di Indonesia. Jakarta: Pustaka Kemang. Cet. I.

Zaprulkhan. 2016. Filsafat Ilmu: Sebuah Analisis Kontemporer. Ed. I. Jakarta: Rajawali Pers. Cet. III.

Zarkasyi, Hamid Fahmy. 2010. Liberalisasi Pemikiran Islam: Gerakan bersama Missionaris, Orientalis dan Kolonialis. Jawa Timur: CIOS. Cet. II.

_____________________. 2012. Misykat: Refleksi tentang Westernasi, Liberalisasi, dan Islam. Jakarta: INSISTS. Cet. II.

Internet

https://plato.stanford.edu/entries/peirce/#bio

https://id.wikipedia.org/wiki/Kabinet_Indonesia_Bersatu_II

https://www.voaindonesia.com/a/parpol-dukung-pasangan-prabowo-hatta-dalam-pilpres/1917769.html

http://nasional.kompas.com/read/2014/10/03/15292451/Di.Atas.DPR.Masih.Ada.Rakyat

http://news.liputan6.com/read/2799388/catatan-dinasti-politik-di-indonesia

Refbacks

  • There are currently no refbacks.