Psikoanalisa Islam, Menggali Struktur Psikis Manusia dalam Perspektif Islam

Lalu Heri Afrizal

Abstract

Pengaruh Teori Psikoanalisa Sigmund Freud dalam kajian psikologi modern cukup
dominan mewarnai ilmu pengetahuan secara umum yang berbicara tentang manusia,
seperti kedokteran, filsafat, agama, seni, sastra, antropologi, maupun politik. Padahal
teori-teori Freud tentang konsep manusia, yang menjadi basis utama dalam mengkaji
prilaku dan kejiwaan manusia, sangat dipengaruhi oleh doktrin ateisme yang dianutnya. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Sebab, ketika psikologi semacam ini diajarkan
dan diyakini oleh umat Islam yang belum sadar terhadap paradigma psikologi modern,
maka akan menjadi masalah. Padahal doktrin-doktrin di dalamnya sangat bertentangan
dengan ajaran Islam. Sementara itu, kajian-kajian ilmuwan Muslim kontemporer mengenai
hal ini belum banyak mewarnai. Oleh karena itu,sangat diperlukan kajian mendalam
mengenai ilmu psikologi yang berbasis pandangan hidup Islam, sehingga ditemukan
konsep manusia yang utuh dan islami. Tulisan ini mencoba mengkaji permasalahan
psikologi melalui kajian tematis-analitis terhadap teks-teks al-Qur’an dan al-Hadits.
Sebagai perbandingan, kajian dimulai dengan mengungkap konsep manusia menurut
Psikoanalisa Sigmund Freud, kemudian disusul pembahasan tentang struktur psikis
manusia menurut Islam.

Keywords

Psikis; Nafs; Ruh Tamyiz; Ruh Hayah, Akal; Qalb

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 846 times
PDF - 2012 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.