THE CONCEPT OF SOVEREIGNTY ACCORDING TO ABUL A’LA AL-MAUDUDI AND ABDULLAH AHMAD AN-NA’IM

Achmad Arif Tampan Cresna

Abstract

Tidak memandang negara Barat ataupun Timur,
isu penegakan kedaulatan merupakan sebuah kesepaka-
tan seluruh umat manusia demi terciptanya perdamaian
dunia. Namun, persoalan yang sering kali muncul adalah
perbedaan standar dan orientasi kedaulatan versi Barat dan
Islam, yang kemudian menjadi dua kelompok besar yang
saling bertentangan. Adanya perbedaan konsep kedaulatan
oleh dua tokoh Islam, namanya Abul A’la Al-Maududi dan
Abdullah Ahmad An-Na’im. Dari pembahasan yang telah
dijelaskan, penulis mengambil kesimpulan bahwa kedau-
latan adalah kekuasaan tertinggi dalam suatu negara atau
kesatuan yang tidak terletak dibawah kekuasaan lain. Dalam
konsep Al-Maududi terhadap kedaulatan, bahwa sistem
kedaulatan hanya milik Allah SWT. Sedangkan rakyat atau
umat Islam hanya sebagai wakil atau bisa disebut khalifah.
Diantara asas politik Islam yang membedakan dengan
sistem kedaulatan adalah menjadikan kedaulatan di tangan
syara’. Dalam konsep An-Na’im terhadap kedaulatan, bahwa
kekuasaan dipegang penuh oleh umat, umat Muslim ikut
berperan dan bertanggung jawab, kebebasan adalah hak
bagi semua orang, dan sistem kedaulatan berada dalam
undang-undang Islam, kemudian dia memerintahkan untuk
menolak sistem-sistem lain yang tidak bersum berdarinya.

Keywords

Pemikiran; Abul A’la Al-Maududi; Abdullah Ahmad An-Na’im

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 1 times
PDF - 0 times

References

Al-Maududi, Abul A’la. 2008. Hak-Hak Asasi Manusia dalam Islam. Jakarta:

Bumi Aksara.

An-Na’im, Abdullah Ahmad. 2007. Dekontruksi Syariah I. Bandung: Mizan.

Dahlan, Moh. 2009. Abdullah Ahmed An-Na’im: Epistemologi Hukum Islam.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fayyaz, Zahed. 2014. A Brief Review of Abul A’la Al-Maududi’s Thoughts.

International Journal of Basic Sciences & Applied Research.

Volume 5 Number 3.

Hamed, Gahad. 2015. Adressing The Islamic Notion of Sovereign State. Islamic

Studies and Culture. Volume 3 Number 2.

Huwaydi, Fahmi. 1996.Demokrasi, Oposisi, dan Masyarakat Madani.

Cetakan Pertama. Bandung: Mizan.

Jamil, Ahmad. 1987. Seratus Tokoh Terkemuka. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Kosasih, Ahmad. 2003. HAM dalam Perspektif Islam: Menyingkap Persamaan

dan Perbedaan Antara Islam dan Barat. Jakarta: Salemba Diniyah.

Kumkelo, Mujaid. 2015. Fiqh HakAsasi Manusia. Malang: Setara Press.

Rais, Amien. 2007. Kata Pengantar dalam Abul A’la Al-Maududi Tentang

Khilafah dan Kerajaan. Bandung: Mizan.

Siregar, Ibrahim. 2005. Ahmad An-Na’im dan Pemikiranny a Tentang

Pembaruan Hukum Islam. Jurnal Analytica Islamica. Volume 7

Nomor 2.

Sjadzali, Munawir. 2008. Islam Dan Tata Negara. Jakarta: UI Press.

Sudjana, Eggi. 2002. Kedaulatan dalam Perspektif Islam. Jakarta: Nuansa

Madani.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.