The Efforts of The Bangkalan Regency Government in Accelerating Halal Certification for MSMEs; Analysis of the Norm Escalation Theory-Islamic Good Governance

Authors

  • Ahmad Musadad Sadad Universitas Trunojoyo Madura Madura, Indonesia (Corresponding Author)
  • Taufiqur Rahman Universitas Trunojoyo Madura Madura, Indonesia
  • Risa Umami Universitas Trunojoyo Madura Madura, Indonesia
  • Ianatus Sholeha Universitas Trunojoyo Madura Madura, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21111/ijtihad.v18i1.11430

Abstract

**English**This article aims to analyse the efforts of the Bangkalan Regency Government in accelerating the halal certification process for MSMEs, using the theoretical framework of the level of norms and principles of Islamic Good Governance. This research adopts a qualitative method by conducting in-depth interviews with relevant stakeholders and analysing government policy documents. The results showed that the Bangkalan Regency Government through its Office has made efforts to accelerating halal certification such as training and mentoring programmes, providing incentives, collaborating with halal certification bodies, increasing access to information, advocating and strengthening the capacity of MSMEs. From the perspective of the Norms-Islamic Good Governance theory, the effort of the Bangkalan Regency Government has integrated Islamic values in accelerating MSME halal certification through justice, transparency, accountability, and community participation. In principle, these efforts reflect a commitment to Islamic Good Governance. This effort ensures the principles of justice, information disclosure, accountability, and deliberation in governance. However, there are still obstacles that need to be overcome, such as the lack of understanding of MSMEs about the importance of halal certification and limited access to the necessary resources. This study makes an important contribution in understanding the government's efforts in accelerating halal certification for MSMEs. The proposed policy implications include increasing outreach, access to training and mentoring, and strengthening cooperation between government, industry, and halal certification bodies. The results of this study are expected to serve as guidelines for other local governments in accelerating halal certification for MSMEs, along with increasing consumer demands for halal and ethical products.   **Indonesia**Artikel ini bertujuan untuk menganalisis upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM, menggunakan kerangka teori tingkatan norma dan prinsip-prinsip Tata Kelola Pemerintahan Islam yang Baik (Islamic Good Governance). Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan terkait dan analisis dokumen kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangkalan melaui Dinasnya telah melakukan upaya percepatan sertifikasi halal seperti  program pelatihan dan pendampingan, pemberian insentif, kerjasama dengan lembaga sertifikasi halal, peningkatan akses informasi, advokasi dan penguatan kapasitas UMKM. Dari perspektif teori Pertingkatan Norma-Islamic Good Governance upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan telah memadukan nilai-nilai Islam dalam akselerasi sertifikasi halal UMKM melalui keadilan, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi Masyarakat. Secara prinsip, Upaya-upaya tersebut mencerminkan komitmen pada Islamic Good Governance. Upaya ini memastikan prinsip keadilan, keterbukaan informasi, pertanggungjawaban, dan musyawarah dalam tata kelola pemerintahan. Namun, masih terdapat kendala yang perlu diatasi, seperti kurangnya pemahaman UMKM tentang pentingnya sertifikasi halal dan keterbatasan akses terhadap sumber daya yang diperlukan. Kajian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami upaya pemerintah dalam mempercepat sertifikasi halal bagi UMKM. Implikasi kebijakan yang diusulkan meliputi peningkatan jangkauan, akses terhadap pelatihan dan pendampingan, serta penguatan kerja sama antara pemerintah, industri, dan lembaga sertifikasi halal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah lainnya dalam mempercepat sertifikasi halal bagi UMKM, seiring dengan meningkatnya tuntutan konsumen terhadap produk halal dan beretika.

References

Abdullah, N., & Suhaimee, S. A. “‘Government Role in Promoting Halal Certification: A Case Study.’ Procedia-Social and Behavioral Sciences, 219, 672-679.” (2016).

Adiyanto, Mochamad Reza, Evaliati Amaniyah, Jl Raya Telang, Desa Telang, Kec Kamal, Kab Bangkalan, and Prov Jawa Timur. “Analisis Minat UMK Terhadap Sertifikasi Halal Di Pulau Madura” 6, no. 2 (2023): 45–55.

Al-Attas, S. M. N. Prolegomena to the Metaphysics of Islam: An Exposition of the Fundamental Elements of the Worldview of Islam. ISTAC, 2001.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Agama RI. “‘Manfaat Sertifikasi Halal Dalam Peningkatan Daya Saing Produk Pangan Dan Produk Halal Indonesia.,’” 2019.

Bangkalan, Pemkab. “Profil Kabupaten Bangkalan,” 2022.

Choiri, Muttaqin, and Alan Su’ud Ma’adi. “Identifikasi Pemberdayaan Dan Sertifikasi Halal Pada UMKM Oleh Lembaga Zakat Di Bangkalan Madura.” AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam 5, no. 1 (2023): 787–796.

Direktorat Jenderal Kebudayaan. “Warisan Budaya Takbenda Indonesia,” 2021.

Effendi, S. “Analisis Potensi Sumber Daya Alam Kabupaten Bangkalan” (2019).

Fajar, Achmad Badarus Syamsi, and Adiyono. “Sinergi BUMDes Dan UMKM Jamu Guna Meningkatkan Pendapatan Melalui Pengelolaan Sertifikasi Halal Di Kabupaten Sampang Dan Bangkalan Abstrak : Kata Kunci : Pendahuluan Istilah ‘ Jamu ’ Berasal Dari Bahasa Jawa Kuno ‘ Jampi ’ Atau Penggunaannya Tetap Tidak S.” Al-Huquq: Journal of Indonesian Islamic Economic Law 4, no. 1 (2022): 15–34.

Frediawan, Ari. “Analisis Normatif Peran Pendamping Pph Dalam Peningkatan Minat Pendaftaran Sertifikat Halal Program Program Sehati Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun” (2023): 1–23.

Hashim, N. H., & Isa, S. M. “‘Halal Marketing: Concept, Definition, and Issues.’ Springer.” (2017).

Hashim, R., & Ghazali, Z. “‘Ethics in Islamic Governance: An Exploration of Pertingkatan Norma.’ Journal of Islamic Accounting and Business Research, 10(4), 525-539.” (2019).

Indonesia, Menteri Agama Republik. “Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 26 Tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal” (2019): 282.

———. “PMA No 20 Tahun 2021 Tentang Sertifikasi Halal Bagi Pelaku Usaha Mikro Dan Kecil,” n.d.

Islahuddin, M. “Good Governance Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kajian Ilmu Ushul Fiqh).” Asy-Syari’ah: Jurnal Hukum Islam 6, no. 1 (2020): 49–64.

Jakiyudin, Ahmad Havid, and Alfarid Fedro. “Sehati: Peluang Dan Tantangan Pemberian Sertifikasi Halal Gratis Bagi Pelaku UMK Di Indonesia Ahmad” 07, no. 02 (2022).

Juliansyahzen, Muhammad Iqbal. “Good Governance Perspektif Maqaasid Asy-Syaari’Ah Kontemporer.” AKADEMIKA: Jurnal Pemikiran Islam 23, no. 1 (2018): 57.

Kahf, M. “‘Islamic Governance: A Fiqhi and Economic Perspective.’ Jeddah: Islamic Research and Training Institute.” (2015).

Kamarudin, S. “‘Government’s Role in the Implementation of Halal Assurance System: A Case Study of Malaysia.’ Procedia-Social and Behavioral Sciences, 105, 716-722.” (2013).

Lewis, I. M., & Mohamed, R. M. “‘Halal Matters: Islam, Politics, and Markets in Global Perspective.’” (2015).

M. B. M. Syakir, dkk. “‘Challenges of Halal Certification in Indonesian Small Medium Enterprises (SMEs).’ Journal of Physics: Conference Series, 1529(4), 042066.” 2020 (n.d.).

Malik, M. A. “‘Accountability and Transparency in Islamic Financial Institutions.’ Jeddah: Islamic Research and Training Institute.” (2008).

Maria Dimova, Cookson, and Peter M.R. Stirk. “Bab Iv Gambaran Umum Pulau Madura” (2019): 9–25.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005.

Penyusun, Tim. Library Research. Malang, 1993.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal.” Undang – Undang Republik Indonesia, no. 1 (2014): 1–40.

Ria. “Dinas Perindustrian Dan Ketenagakerjaan,” 2023.

Rosi, Fadhur. “Wawancara DPRD,” 2023.

Salam, Alva, and Ahmad Makhtum. “Implementasi Jaminan Produk Halal Melalui Sertifikasi Halal Pada Produk Makanan Dan Minuman Umkm Di Kabupaten Sampang.” Qawwam: The Leader’s Writing 3, no. 1 (2022): 11–13.

Yasir, Mochammad, Laila Khamsatul Muharrami, Catur Wasonowati, and Laili Cahyani. “Pengembangan Kapasitas Ukm Al-Manshurien” 4, no. 2 (2021): 200–205.

Downloads

Published

2024-06-15