Analisis Pengakuan Keuntungan Murabahah dalam Perbankan Syariah Berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 84 Tahun 2012 dan PSAK 102 Revisi (2019)

Penulis

  • Fitri Anisa UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia (Corresponding Author)
  • Ulfatun Wahidatun Nisa Universidad de Sevilla, Spain

DOI:

https://doi.org/10.21111/aliktisab.v9i1.14674

Kata Kunci:

Pembiayaan Murabahah, Pengakuan Keuntungan, Perbankan Syariah, Fatwa DSN-MUI No. 84 Tahun 2012, Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 102

Abstrak

Pembiayaan murabahah merupakan salah satu produk utama dalam perbankan syariah yang dilakukan melalui mekanisme jual beli barang dengan margin keuntungan yang telah disepakati antara bank dan nasabah. Dalam praktiknya, pengakuan keuntungan dari pembiayaan murabahah harus sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan regulasi yang berlaku. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode pengakuan keuntungan dalam pembiayaan murabahah di perbankan syariah, berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 84/DSN-MUI/XII/2012 dan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 102 tentang Akuntansi Murabahah (Revisi 2019). Metodologi yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka, dengan memanfaatkan data dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal, dan laporan penelitian yang berkaitan dengan penerapan metode pengakuan keuntungan pada pembiayaan murabahah dalam perbankan syariah. Temuan dalam kajian ini menunjukkan bahwa menurut fatwa DSN-MUI, pengakuan keuntungan dalam akad murabahah dapat dilakukan dengan menggunakan metode proporsional maupun metode anuitas. PSAK 102 sebagai pedoman akuntansi yang mengatur pencatatan transaksi murabahah, menetapkan pengakuan keuntungan secara proporsional sesuai dengan penyelesaian akad atau pengakuan penuh di awal. Meskipun metode anuitas tidak secara spesifik diatur dalam PSAK untuk transaksi murabahah atau pembiayaan syariah, metode ini dapat diterapkan secara praktis dalam perhitungan angsuran untuk produk pembiayaan seperti murabahah di perbankan syariah. Dalam Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 101 disebutkan bahwa metode anuitas yang dimaksud dalam Fatwa DSN-MUI No. 84/DSN-MUI/XII/2012 disebut sebagai Metode Pendapatan Efektif.

Referensi

AAOIFI (Accounting and Auditing Organizations for Islamic Financial Institutions). (n.d.). Standar 8 tentang Murabahah.

Adam, P. (2021). Fikih Muamalah Kontemporer: Perkembangan Akad-Akad dalam Hukum Ekonomi Syariah. Inteligensia Media.

Al-Haddad, U., & Rahman, M. F. (2021). Metode Anuitas dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional No: 84/DSN-MUI/XII/2012 tentang Metode Pengakuan Keuntungan Pembiayaan Murabahah di Lembaga Keuangan Syariah. Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Alfiani, Anwar, & Darwanto. (2018). Analisis Pembiayaan Murabahah pada BMT (Studi Kasus pada BMT Aman Utama Jepara). Jesya: Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah, 1(2), 69-80.

Andrianto, & Firmansyah, A. (2019). Manajemen Bank Syariah (Implementansi Teori dan Praktek). CV. Penerbit Qiara Media.

Anisa, F., Prawoto, I., & Sunarya, F. R. (2023). Implementasi Akad Murabahah pada Produk Pembiayaan di Lembaga Keuangan Non-Bank (Studi Kasus BMT Cahaya Kebajikan). Eksisbank, 7(1), 80-97.

Bari, F. (2024). Retrieved from https://islamweb.net/ar/library/index.php?page =bookcontents&idfrom=3748&idto=4086&bk_no=52&ID=1293

Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia. (2019). Draft Eksposur ISAK 101: Pengakuan Pendapatan Murabahah Tangguh Tanpa Risiko Signifikan Terkait Kepemilikan Persediaan. Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia.

Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa DSN-MUI No: 04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Murabahah. Majelis Ulama Indonesia.

–––––. (2020). Himpunan Intisari Fatwa. Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia.

Eliza, A. (2022). Tinjauan Atas PSAK 102 (Revisi 2019) dan PSAK 102 (Revisi 2016) Tentang Akuntansi Murabahah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(3), 2882-2892.

Fajri, K., Marjulin, & Busra. (2023). Evaluation of Murabahah Contract from a Sharia Perspective at BPRS in Aceh Province. International Journal of Scientific Research and Management (IJSRM), 11(12), 5527-5539.

Hasan, R., Hassan, M., & Aliyu, S. (2020). Fintech and Islamic Finance: Literature Review and Research Agenda. International Journal of Islamic Economics and Finance (IJIEF), 13(1), 35-51.

Ibrahim, A., & Salam, A. J. (2021). A Comparative Analysis of DSN-MUI Fatwas Regarding Murabahah Contract and the Real Context Application (A Study at Islamic Banking in Aceh). Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam, 5(1), 372-400.

Junaidi, A. (2024). Tamwil Bi Al-Murabahahdi Lembaga Keuangan Syariah: Analisis Fatwa No. 84/DSN-MUI/XII/2012, PSAK 102, PSAK 105, dan Pedoman OJK. Indonesian Research Journal on Education, 4(3), 1225-1229.

Nurnasrina & Putra. (2018). Manajemen Pembiayaan Bank Syariah. Cahaya Firdaus.

Nursyamsi, R., Nakhwatunnisa, H., & Widagdo, R. (2025). Evaluation of PSAK 102 Implementation in Murabahah Financing Accounting: A Case Study of Two Sharia Cooperatives. Jeksyah: Islamic Economics Journal, 5(1), 63-72.

Oktafia, R., & Sukma, N. Q. (2020). Akuntansi Perbankan Syariah. UMSIDA Press .

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia 2023. Bank Syariah Indonesia.

Pardiansyah, E., & Najib, M. A. (2022). Teori dan Implementasi Produk Keuangan Syariah: Edisi Produk Perbankan Syariah. Media Sains Indonesia.

Rudianto, T., Fauziah, S. R., & Sovia, R. (2023). Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan Sewa Kamar pada Alhamra Guest House. Jurnal Ilmial Akuntansi, 10(1), 13-24.

Shobirin. (2015). Jual Beli dalam Pandangan Islam. Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, 3(2), 239-261.

Sihotang, M. K. (2021). Pengaruh Pembiayaan Murabahah Terhadap Pendapatan UMKM pada BMT Amanah Ray. Proceding Seminar Nasional Kewirausahaan, 2(1), 1220-1229.

Sugiarti, A., Fery, T. S., Aulia, Y., & Kustiawati, D. (2022). Analisis Perbedaan Penggunaan Metode Anuitas dan Proporsional Murabahah pada Bank Syariah. Comserva, 2(8), 1277-1287.

Tuzzuhro, F., Rozaini, N., & Yusuf, M. (2023). Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia. PeKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi, 11(2), 78-87.

Utari, S. F., Tara, M. D., & Amdanir, R. (2025). Konsep Laba dan Pengakuan Pendapatan Merupakan Suatu Kajisan. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan, 2(3), 853-864.

Wardiono, K. (2021). Baitul Maal Wat-Tamwil dan Kontra-Hegemoni. Muhammadiyah Univesity Press.

Wulandari, P., Putri, N. I., Kassim, S., & Sulung, L. A. (2016). Contract Agreement Model for Murabahah Financing in Indonesia Islamic Banking. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 9(2), 204-221.

Zainuddin, & Khoiriyah. (2020). Analisis Penerapan Akuntansi Syari’ah pada Pembiayaan Murabahah dengan PSAK 102 di BPRS Bhakti Sumekar Cabang Bandaran Pamekasan. Iqtisodina, 3(2), 9-36.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-07-27

Cara Mengutip

Anisa, Fitri, dan Ulfatun Wahidatun Nisa. 2025. “Analisis Pengakuan Keuntungan Murabahah Dalam Perbankan Syariah Berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 84 Tahun 2012 Dan PSAK 102 Revisi (2019)”. AL- IKTISAB Journal of Islamic Economic Law 9 (1):17-32. https://doi.org/10.21111/aliktisab.v9i1.14674.

Terbitan

Bagian

Articles