PENGARUH PEMOTONGAN UJUNG PELEPAH KELAPA SAWIT TERHADAP PRODUKSI BERBAGAI VARIETAS KEDELAI MELALUI POLA INTERCROPPING SAWIT-KEDELAI

Novianto Novianto, Iqbal Effendy, Samsul Bahri

Abstract

Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan di Indonesia yang memiliki peranan yang penting dalam sektor perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pola tumpangsari kelapa sawit-kedelai melalui pemangkasan ujung pelepah tanaman kelapa sawit pada sisi gawangan lebar agar ntersepsi cahaya lebih besar sehingga tanaman kedelai dapat dijadikan tanaman sela pada pola intercropping. Penelitian ini telah dilaksanakan di lokasi perkebunan sawit milik rakyat  Desa Sumberjaya Kecamatan Sumberharta Kabupaten Musi Rawas di ketinggian 92,5 mdpl. Sedangkan waktu penelitian ini dilakukan selama 3 bulan dimulai pada bulan Agustus 2019 sampai bulan November 2019. Metode penelitian meggunakan metoda eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial menggunakan kombinasi perlakuan dengan tiga kali ulangan. Adapun perlakuan yang diujicobakan adalah: 1. Perlakuan pemotongan ujung pelepah kelapa sawit P1: pemotongan ujung  pelepah 50 cm, P2: pemotongan ujung pelepah 100 cm, P3: pemotongan ujung pelepah 150 cm, 2. Varietas  kedelai V1: Varietas Dena 1, V2: Varietas Anjasmoro. V3: Varietas Detam 1.  Hasil penelitian menunjukkan semua perlakuan yang diberikan  berbedatidak nyata pada semua peubah yang diamati. Sedangkan interaksi perlakuan pemotongan ujung pelepah 150 cm dan varietas Anjasmoro (P3V2) memberikan produksi terbaik pada tanaman kedelai

Keywords

Pemotongan, Kedelai, Intercropping Sawit.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

References

Adie, M.M, Suharsono dan Sudaryono. (2009). Prospek Kedelai Hitam Varietas Detam-1 dan Detam-2 Buletin Palawija. Nomor 18. 66-72 Badan Pusat Statistik, 2021. Produksi Kedelai di Indonesia (Ton). Jakarta. Indonesia. Chairudin, Effendi dan Sabarudin, 2015. Dampak Naungan Terhadap Perubahan Karakter Agronomi dan Morfo – Fisiologi Daun pada Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merrill).10 (5):26-35. Effendy, I., & Bahri, S. (2021). Growth of Porang Plants by Cutting the Midrib Tip and Providing Various Types of Biochar as an Intercropping in Interspace Oil Palm. In International Conference on Agriculture and Applied Science. Effendy, I., Bahri, S., & Novianto, N. (2019). Dosis Pupuk Bokasi Dan Pemangkasan Daun Terhadap Pertumbuhan Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian, 14(1), 18-25. Humoen, M.I, Melati, M. dan Azis, S.A. Respon Pertumbuhan Dan Perkembangan Tanaman Kedelai (Glycine max l.) terhadap Pemberian Cekaman Naungan dan Kekeringan. Ciwal, Jurnal Ilmu Pertanian dan Lingkungan. 1(1) 32-38. Kementerian Pertanian. 2021. Luas Areal Perkebunan Kelapa Sawit (Minyak Sawit) di Indonesia (2017-2021). Mawarni. L, 2011 kajian kedelai tahan naungan untuk tanaman sela pada perkebuna kelapa sawit. Jurnal Ilmu Pertanian Kultivar. Vol.5 No.2 Negsih, Y. 2016. Tumpangsari Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) dengan Tanaman Karet (Hevea brassiliensis L). Jurnal Media Pertanian : 1(2). 69-77. Nurhayati, N. Usman, U. Ritonga, E. dan Istina, I.R. 2020. Potensi Pengembangan Tumpang Sari Kedelai di Perkebunan Kelapa Sawit Belum Menghasilkan di Provinsi Riau. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Ke-8. Palembang. 741-747. Pambudi, I.H.T; Suwarto dan Yahya,S. 2016. Pengaturan Jumlah Pelepah untuk Kapasitas Produksi Optimum Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq). Jurnal Agrohorti IPB. 4(1) : 46-55. Pulunggono, H.B., Syaiful. A., Budi. M dan Supiandi. S. 2019. Decomposition of Oil Palm Frond and Leaflet Residues. Journal of Agricultural Science. 41(3): 524–536. Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). 2013. Bahan Tanam PPKS. Website PPKS. http://iopri.org/varietas.html. Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). 2021. Data Statistik Indonesian Palm Oil Productivity by Farming Category. Website PPKS. http://iopri.org/varietas.html. Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). 2021. Data Statistik Indonesian Oil Palm Area. Website PPKS. http://iopri.org/varietas.html Taupiq, A dan Sundari, T. 2012. Respons Tanaman Kedelai terhadap Lingkungan Tumbuh. Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. Malang.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.