عقوبة الإعدام لمجرمي الفساد في القانون رقم 20 سنة 2001 عند الفقه الجنائي

Iman Nur Hidayat M. Misbahul Munir

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
bagaimana hukuman mati untuk seorang koruptor ditinjau
dari Fiqh Jinayat. Metode yang digunakan adalah analisis
konten pada UU no 20 tahun 2001 dengan menggunakan
pendekatan Yuridis-Normatif. Hasil penelitian ini menun-
jukan bahwa hukuman mati bagi pelaku korupsi dalam
UU. No. 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi
tidak sesuai dengan fiqh jinayah. Dalam fiqh jinayah
hukuman mati merupakan hukuman yang sangat berat
dan terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk
melaksanakannya. Peneliti mengqiyaskan masalah korupsi
dengan masalah pencurian.Hukuman pencurian menurut
hukum islam adalah dipotong tangan. Akhirnya peneliti
menilai masih banyak kekurangan yang terdapat pada
penelitian ini, dan untuk peneliti selanjutnya hendaknya
dapat mengembangkan hasil penelitian ini sehingga dapat
memberikan kontribusi lebih demi kemajuan bangsa dan
negara Indonesia

Keywords

Korupsi; Hukuman Mati; Fiqh Jinayah

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 25 times
PDF - 30 times

References

Hamzah, Andi. 1991. Korupsi diIndonesia Masalah dan Pemecahannya,

Jakarta: Gramedia pustaka utama.

Hartanti,Evi.2016. Tindak Pidana Korupsi, Jakarta: Sinar grafika.

Alatas, Syed Hussein.1982.Sosiologi Korupsi, Lembaga Penelitian,

Pendidikan, Penerangan Ekonomi dan Sosial. Jakarta: LP3ES.

Sholehhuddin,M. 2007. Sistem Sanksi dalam Hukum Pidana, Ide Dasar

Double Track System dan Implementasinya.Jakarta: Raja Grafindo

Persada.

Moeljatno, 2015. Asas Asas Hukum Pidana, Jakarta:Rineka Cipta.

Darul Rosikah, Chatrina dan Marliani Listianingsih, Dessy.2016.

Pendidikan ANTIKORUPSI. Jakarta: Sinar Grafika

Refbacks

  • There are currently no refbacks.