KONTEKSTASI PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DALAM MEMPERTAHANKAN RELASI SOSIAL DAN KOMUNIKASI

Saudah Saudah

Abstract

Abstrak

 

Perkembangan yang sangat cepat serta pembangunan pasar modern di seluruh negri telah mengancam keberlanjutan dari pasar tradisional. Untuk dapat bertahan dari persaingan tersebut, pedagang pasar tradisional harus berjuang dan bekerja keras melalui penyediaan komoditas yang berkualitas serta mengimplementasikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Hubungan sosial yang harmonis serta norma-norma budaya yang kuat merupakan faktor penting yang memungkinkan untuk bersaing dengan pasar modern. Dilihat dari perspektif pertukaran sosial, apa yang dilakukan pedagang, bernegosiasi dan bertransaksi di pasar tradisional  harus sesuai dengan nilai dan norma yang telah disepakati. Makalah ini menggunakan pendekatan etnometodologi subjektivistik yang mencoba untuk menjelaskan hubungan yang beraneka ragam dan jaringan komunikasi interpersonal antarpedagang di pasar tradisional. Hubungan sosial yang dikembangkan dan dipelihara secara kolektif ditujukan untuk mempertahankan fungsi pasar tradisional sebagai tempat penyebaran informasi, interaksi dan pengembangan  jaringan distribusi komoditas. Implikasi teoritis dari temuan ini menggambarkan pentingnya proses pertukaran sosial yang dilandasi prinsip-prinsip keteraturan, kecukupan, keamanan dan kenyamanan.

 

Abstract

The speedy development as well as the widespread construction of modern market has threatened the exsistence of traditional and its sustainability. To survive this stiff competition, traditional market traders therefore have to fight and work hard through the quality commodity provision and excellent customer service implementation. Their harmonious social relationship and strong cultural norms are of significant factor which enable them to compete with their modern supermarket counterparts. Viewed from social exchange perspective, what they act, negotiate and transact commodities within the traditional market complex should be in accordance with their agreed- upon values and norms. The paper which employs ethnomethodology subjectivist approach tries to elucidate multifarious relationship and networked interpersonal communication among traditional market traders. The social relationships are developed and maintained collectively in order  to sustain traditional market function as place of information dissemination, internal interaction cultivation and commodity distribution network advancement. The theoretical implications of this finding illustrates the importance of pseudo transaction during social exchange process which necessitates the employment such principles as regularity, adequacy, security and convenience.

 

Keywords

pedagang pasar tradisional, relasi, komunikasi, jaringan personal, traditional market traders, relations, communication, personal network

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 52 times
PDF - 28 times

References

Buku

Charon, Joel M. 1979. Symbolic Interactionism, An Introduction, an Interpretation, An Integration. Englewood Cliffs. Prentice-Hall Inc.

Damsar. 2011. Sosiologi Ekonomi. Jakarta. Kencana Prenada Media.

Denzin, Norman K. Lincoln, Yvona S. 2009. Handbook Of Qualitative Research. Yogjakarta. Pustaka Pelajar.

Haryanto, Sindung. 2012. Spektrum Teori Sosial Dari Klasik Hingga Postmodern. Yogjakarta. Ar-Ruzz Media.

Leksono S. 2009. Runtuhnya Modal Sosial Pasar Tradisional Perspektif Emic Kualitatif. Citra, Malang.

Prawira, Purwa Atmaja. 2012. Psikologi Umum Dengan Perspektif Baru. Ar-Ruzz Media. Jogjakarta.

Raho, Bernard. 2007. Teori Sosiologi Modern. Prestasi Pustaka: Jakarta.

Redmond, Mark V. 2015. Social Exchange Theory. Digital Repository.

Ritzer, George. Goodman, Douglas J. 2007. Teori Sosiologi Modern. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.

Ritzer, George. 2012. Teori Sosiologi Dari Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern. Edisi Kedelapan. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.

Turner, Jonathan H. 1991. The Structure Of Sociological Theory. Fifth Edition. California. Wadsworth Publishing Company.

Turner, Lynn H. West, Richard. 2008. Teori Komunikasi, Analisis dan Aplikasi. Jakarta. Salemba Humanika.

Jurnal dan Publikasi Lain

Adi, Dodot Sapto. 2014. Intercultural Reception Pada Perilaku Komunikasi Antaretnik Pedagang di Pasar Tradisional. https://www.researchgate.net/profile/Dodot_Sapto_Adi4/publication/305492825_Intercultural_Reception_Pada_Perilaku_Bisnis_Antar_Etnik_Pedagang_di_Lingkungan_Pasar_Tradisional/links/57919dac08ae64311c11ad60/Intercultural-Reception-Pada-Perilaku-Bisnis-Antar-Etnik-Pedagang-di-Lingkungan-Pasar-Tradisional.pdf

Aliyah, Istijabatul. Setioko, Bambang. Pradoto, Wisnu. 2015. Eksistensi pasar Tradisional Dalam Kearifan Budaya Jawa. Naskah Seminar Nasional: Menuju Arsitektur dan Ruang Perkotaan yang Ber-kearifan Lokal. PDTAP.

Amanati, Ratna. Damanik, Neni Meilani. Septiani, Noni. 2015. Pengaruh Perilaku Masyarakat pada Pembentukan Karakter Pasar Tradisional Melayu Kampar. Temu Ilmiah IPLBI.

Cropanzano, Russell. Mitchell, Marie S. 2005. Social Exchange Theory: An Interdisciplinary Review. Journal of Management, Vol. 31 No. 6, December 2005. 874-900. https://media.terry.uga.edu/socrates/publications/2013/05/Cropanzano_Mitchel_1_2005_SET _Review_JOM.pdf. Diakses Minggu, 22 Okt 2017. Pukul 15.14

Endrawanti, Susilo. Wahyuningsih. Christine Dyah. 2014. Dampak Relokasi Pasar. Studi Kasus Di Pasar Sampangan Kota Semarang. Serat Acitya. Jurnal Ilmiah Untag Semarang. 2014. http://jurnal.untagsmg.ac.id/index.php/sa/article/viewFile/123/180. Diakses pada hari Senin, 19 Desember 2016

Effendy, Nursyirwan. 2016. Studi Budaya Pasar Tradisional dan Perubahan gaya Hidup Masyarakat Pedesaan: Kasus Pasa Nagari dan Masyarakat Nagari di Propinsi Sumatera Barat. Jurnal Antropologi: Isu-isu Sosial Budaya. Desember. Vol 18 (2). 2016.

Koran Jawa Pos, Jum’at 11 Maret 2016. Halaman 34. Tidak Dapat Lapak, Pedagang Wadul Pemkab.

Loconto, David G. Jones-Pruett, Danielle. 2006. The Influence Of Charles A Ellwood on Herbert Blumer and Symbolic Interactionism. E-jurnal JCS (Journal of Classical Sociology). Sage Publication London.Thousand Oaks and New Delhi Vol 6 (1).75-79. www.sagepublications.com. Diakses tanggal 2 September 2016 pukul 10.36 WIB

Marlina, Endy. Ronald, Arya. Sudaryono. Dharoko, Atyanto. 2015. Pasar Sebagai Ruang Seduluran Masyarakat Jawa. Jurnal Humaniora.

Mulyanto, Dede. 2008. Orang Kalang, Cina, dan Budaya Pasar Di Pedesaan. Jurnal Masyarakat & Budaya, Volume 10 No. 2 Tahun 2008. http://www.e-jurnal.com/2017/02. Diakses pada Selasa, 23 Oktober 2017. Pukul 11.30 WIB

Nugroho, Ganjar. 2000. Ketegangan Antara Individualitas dan Sosialitas (Memahami Logika Pedagang Mojokuto). Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Gadjah Mada. Volume 4, Nomor 1, Juli 2000

Nugroho, Ganjar. 2001. Resistensi Wong Cilik Atas Pasar (Alokasi-Konsumsi). Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Vol 5, Nomor 1, Juli 2001.

Pramudyo, Anung. 2014. Menjaga Eksistensi Pasar Tradisional di Yogjakarta. E-jurnal. JBMA-Vol II, No 1, Maret 2014

Riyanti, Puji. 2017. Relasi Sosial Pedagang Etnis Cina dan Etnis Jawa Di Pasar Tradisional. Jurnal Komunitas.

http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/komunitas. Diakses pada hari Jum’at, tanggal 27 Oktober 2017.

Saudah. 2018. Nilai-nilai Askriptif Interaksionis Dalam Dinamika Perilaku Komunikasi Pedagang Di Pasar Tradisional.

http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/pslcf/article/view/906. Prosiding Strengthening Local Communities Facing The Global Era. Diakses pada hari Jum’at, tanggal 30 November 2018. Pukul 11.51 WIB

Saudah. 2018. Personal Factors On The Behavior Of Interactionist Traders In a Traditional market Environment And Semi Modern (Ethnographic Study On The Market In Malang Regency). http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/sdgs/article/view/1595. International Conference “Sustainable Development Goals 2030 Challenges and Its Solutions" 11-12 Agustus 2017. ISBN: 978-979-3220-41-3.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.