Pemaknaan Suami Istri Mengenai Perempuan Bekerja dalam Talkshow Mario Teguh Golden Ways

Theresia Intan Putri Hartiana, Brigitta Revia

Abstract

Talkshow: Mario Teguh Golden Ways, yang ditayangan di metro tv memanglah menarik. Tiap episodenya selalu menyajikan kalimat indah pada hubungan antara laki-laki dan perempuan.Baik percintaan maupun keluarga, bagaimana seharusnya laki-laki memerlakukan perempuan dan sebaliknya. Melalui permainan katanya, Mario Teguh mendefinisikan bagaimana sikap, peran, serta tanggung jawab laki-laki dan perempuan. Metode yang dipakai adalah reception analysis. Namun sadarkah bahwa pada episode Mario Teguh Golden Ways yang berjudul “ Tulang Rusuk bukan tulang Punggung” sesungguhnya menyajikan konstruksi peran perempuan yang haruslah berfokus pada ranah domestic bukan ranah publik. Audiens merupakan khalayak aktif, khalayak sebagai orang yang aktif untuk selalu mempersepsi pesan dan memproduksi makna. Di saat ini, media memang selalu menampilkan konstruksi yang dibuat seolah dengan realitas kehidupan audiens, namun audiens yang merupakan seseorang yang aktif untuk memberikan pemaknaan terhadap tayangan media yang ia tonton. Melalui metode receptions analysis peneliti ingin melihat bagaimanakah pemaknaan suami istri mengenai perempuan bekerja dalam talkshow Mario Teguh Golden Ways Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa informan terbagi dalam negotiated, dominant and opposite dalam memaknai perempuan dalam talkshow Mario Teguh

Keywords

Reception analysis, Talkshow, Perempuan Bekerja

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 73 times
PDF - 170 times

References

Buku

Alasuutari, Pertti. 1999. Rethingking The Media Audience. London: SAGE Publications

Eriyanto. 2005. Analisis Framing: Konstruksi, Idologi dan Politik

Media. Yogyakarta: LkiS

Fakih, Mansour. 1997. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Fakih, Mansour. 2012 Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Fauzie,Rizal.1996.Dinamika Gerakan Perempuan di Indonesia.

Yogyakarta: Tiara Wacana Yogja

Haryati. 2012. Konstruktivisme Bias Gender Knstruktivisme dalam Media Massa. Bandung: BPPKI

Hamad, Ibnu. 2004 . Konstruksi Realitas Politik dalam Media Massa. Jakarta: Granit.

McQuail, Denis. 1997. Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Erlangga

Morrisan, M.A. 2010. “Teori Komunikasi Massa-Media, Budaya, dan

Masyarakat”. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.

Pawito. 2007. Penelitian Komunikasi Kualitatif. Yogyakarta: LKiS

Yogyakarta

Susanti, Erma. 2005. Berperan tapi Dipinggirkan: Wajah Perempuan dalam Ekonomi. Jakarta: Konsorsium Swara Perempuan

Online

Wibowo, Dwi Edi. Peran Ganda Perempuan dan Kesetaraan Gender dalam http://e-journal. stain-pekalongan.ac .id/ index.php/Muwazah/article/ viewFile/6/6 dikutip 14 Januari

Jurnal

Isitadah dalam tulisannya Alienasi dan Pembakuan Peran Gender

Surjakusuma, Julia. “Konstruksi Sosial Seksualitas: Sebuah Pengantar Teoritis,” Prisma, No.7/Juli 1991, hal. 3-14.

Kirana. Amanda Anindita. Mitos Ibu dalam Tayangan Relaity Show

Ibu

Nurhasanah dan Rozalinda. Faktor Penyebab Terjadinya Perubahan Persepsi Perempuan Kota Padang Terhadap Perceraian. Kafa’ah: Jurnal Ilmiah Kajian Gender. Vol. 4 No. 2 Tahun 2014. Hal.181

Skripsi

Rahmawati. Camelia Ayu. pemaknaan penonton mengenai peran

perempuan dalam film I Don’t Know How She Does It

Refbacks

  • There are currently no refbacks.