POLITICS OF IDENTITY ON GREAT 212’S REUNION

Ida Susilowati, Nur Rohim Yunus, Muhammad Sholeh

Abstract


Action 212 and Great 212's reunion were often discussed as a phenomenon of Muslims in Indonesia nowadays. Various labeling arose from Islamic identity politics in Indonesia, the rise of Muslims in Indonesia, even the manifestation of transnationalism in global politics. This paper aims to understand the real phenomenon of the emergence of action 212 that are not static, and continue to take a role in political government in Indonesia which is considered less than optimal in implementing rule of law in legal law in Indonesia. Pancasila democracy was the main foundation in assessing the reunion action that was held several months ago, so that there was relevance between the Grand Reunion movement 212 and the Pancasila ideology as the fundamental basis of Indonesia.


Keywords


Action 212; Grand Reunion 212; Politics of Identity; Muslims; Transnationalism

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Asysyari.“Membaca Komunikasi Politik Gerakan Aksi Bela Islam 212: antara Politik Identitas dan Ijtihad Politik Alternatif,” dalam Jurnal An-Nida’: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 41 No.2 Desember (2017), ISSN: 0853-1161.

Aji, Ahmad Mukri. "Pemberatasan Tindak Pidana Terorisme di Indonesia (Analisis Terhadap Undang-Undang Nomor 15 dan 16 Tahun 2003 Berdasarkan Teori Hukum)," dalam Jurnal Cita Hukum, Vol. 1, No. 1 (2013).

Aji, Ahmad Mukri. Urgensi Maslahat Mursalah Dalam Dialektika Pemikiran Hukum Islam, Bogor: Pustaka Pena Ilahi, 2012.

Aksa, “Gerakan Islam Transnasional: Sebuah Nomenklatur, Sejarah dan Pengaruhnya di Indonesia,” dalam Jurnal Yupa: Historical Studies Journal, 1(I), 2017.

Alamsyah, Syahdan, Ini 8 Tuntutan Massa Aksi Bela Tauhid di Sukabumi, detiknews, Jum’at 26 Oktober 2018, 16.36 WIB. https://m.detik.com/news/berita-jawabarat/d-4274658/ini-8-tuntutan-massa-aksi-bela-tauhid-di-sukabumi

Al-Banna, Gamal.Relasi Agama dan Negara, Jakarta, Tebet Barat: Mata Air Publishing, 2006, Cetakan Pertama.

Al-Fauzan, Abdul Aziz. Fikih Sosial: Tuntunan dan Etika Hidup Bermasyarakat, Jakarta: Qisthi Press, April 2007, Cetakan ke-1.

Amalia, Novi Rizka.“Penerapan Konsep Maqashid Syariah Untuk Realisasi Identitas Politik Islam di Indonesia,” dalam Jurnal Dauliyah, Vol.2, No. 1, Januari (2017).

Bhatti, Muhammad Sohail.Political and Cultural: History of Islam, Lahore Pakistan: Bhatti Sons Publishers, edition: 2004-2005.

Ghani, Hakim.Dua Pembakar Bendera Divonis 10 Hari Penjara, detiknews, senin 05 November 2018, 13:11 WIB, https://m.detik.com/news/berita-jawa-barat-d-4288039/dua-pembakar-bendera-divonis-10-hari-penjara diakses sabtu, 8 Desember 2018, 22:28 WIB

Gymnastiar, Abdullah. Indonesia Lawyers Club, ILC Pasca Reuni 212: Menakar Elektabilitas Capres 2019, Tayang di TV One pada Selasa, 4 Desember 2018, 20.30 WIB.

Haboddin, Muhtar.“Menguatnya Politik Identitas di Ranah Lokal,”dalam Jurnal Studi Pemerintahan, Vol. 3 No. 1, Februari (2012).

Hilmy, Masdar.“Akar-Akar Transnasionalisme Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI),” dalam Jurnal A, Vol. 6, No. 1, September (2011).

KBBI DARING, https://kbbi.kemdikbud.go.id/ diakses Sabtu 8 Desember 2018, 23:51 WIB.

Khan, Muhammad Sheharyar.De-Radicalization: Countering Violent Extremism, materi dipresentasikan dalam Seminar Internasional pada tanggal 5 Desember 2018 dengan tema: Public Awareness Campaign On Radicalism, Extremism, and Terrorism, kerjasama antara KBRI Islamabad Pakistan dengan Universitas Darussalam Gontor Ponorogo Indonesia.

Maarif, Ahmad Syafii.Politik Identitas dan Masa Depan Pluralisme Kita, Jakarta: Democracy Project Yayasan Abad Demokrasi, 2012.

Masithoh, Dewi.“Pemaknaan Jihad Bagi Anggota FPI Riau Dalam Aksi Super Damai 212 Di Jakarta,”dalam Jurnal JOM FISIP Vol.5 No.1, April (2018).

Murti, Ari Sandita, Gelar Aksi 212, Forum Umat Islam Ajukan Tiga Tuntutan, Sindonews.com sumberinformasi terpercaya, Senin 20 Februari 2017 – 15:28 WIB, https://metro.sindonews.com/read/1181593/170/gelar-aksi-212-forum-umat-islam-ajukan-tiga-tuntutan-1487579286

Pamungkas, Arie Setyaningrum; Octaviani,Gita.“Aksi Bela Islam dan Ruang Publik Muslim: Dari Representasi Daring ke Komunitas Luring,”dalam Jurnal Pemikiran Sosiologi, Volume 4 No.2, Agustus (2017).

Pradipta,Abidatu Lintang; Hidayah, Nadya Warih Nur; Haya,Affah Nafatun Annisa; Ervania, Carissa; Kristanto, Deny. “Analisis Bingkai Pemberitaan Aksi Bela Islam 2 Desember 2016 (Aksi 212) Di Media Massa BBC (INDONESIA) dan Republika,”dalam Jurnal Informasi: Kajian Ilmu Komunikasi, Vol. 48, No. 1, Juni (2018).

Republika.co.id, Ini Tuntutan Aksi Bela Islam 313, Thursday 30 Maret 2017, 13:11 WIB. https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/17/03/30/onm6jr330-ini-tuntutan-aksi-bela-islam-313

Ridha, Abu.Karakteritik Politik Islam, Seri Tarbiyah Siyasiyah, Bandung: PT. Syamil Cipta Media, Agustus 2004.

Rosidi, Imron.“Muslim Saleh atau Radikal: Prospek Toleransi Agama di Indonesia Pasca 2-12,”dalam Jurnal Toleransi: Media Komunikasi Umat Beragama, Vol. 8, No. 2, Juli-Desember (2016).

Sholikin, Ahmad. Political Movement in Indonesia After “Aksi Bela Islam Jilid I,II, dan III,”dalam Jurnal MADANI: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan, Vol. 10, No. 1 (2018).

Tumanggor, Rusmin; Ridho, Kholis; Nurochim. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar, Jakarta: Prenadamedia Group: Jakarta, Cetakan ke-4: Februari 2015.

Wildan, Muhammad.“Aksi Damai 411-212, Kesalehan Populer dan Identitas Muslim Perkotaan Indonesia,”dalam Jurnal Maarif: Arus Pemikiran Islam dan Sosial, Vol. 11, No. 2 – Desember (2016).

Yasid, Abu.Fiqh today: fatwa tradisionalis untuk orang modern. Fikih tasawuf, Jakarta: Erlangga, 2007.




DOI: http://dx.doi.org/10.21111/dauliyah.v4i1.2933

Article Metrics

Abstract view : 41 times
PDF - 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Web
Analytics

View My Stats 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.